Laporkan Masalah

Penentuan skala prioritas program pembangunan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2009 bidang pendidikan, kebudayaan dan pariwisata dengan pendekatan analytic hierarchy process (AHP)

KURNIAWAN, Dr. Akhmad Makhfatih, M.A

2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Tahun 2008 pelaksanaan Renstrada Provinsi DIY Tahun 2004-2008 telah memasuki tahun terakhir, berbagai program kegiatan telah dilakukan, namun berdasarkan hasil Evaluasi Renstrada Provinsi DIY Tahun 2004-2008 masih banyak terdapat tujuan dan sasaran penting yang belum tercapai. Tujuan dan sasaran penting yang belum tercapai tersebut terutama berkaitan dengan perwujudan visi DIY sebagai pusat pendidikan, budaya dan tujuan wisata terkemuka, sehingga terdapat senjang antara yang diharapkan dan realisasi pelaksanaannya. Oleh karena itu, perlu dilakukan penentuan skala prioritas pada tahun berikutnya, agar tujuan dan sasaran tercapai dan kembali mengarah menuju visi DIY sebagai pusat pendidikan, budaya dan tujuan wisata terkemuka. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kriteria-kriteria yang dapat digunakan dalam menyusun skala prioritas pada bidang pendidikan, kebudayaan dan pariwisata di Provinsi DIY Tahun 2009 melalui focus group discussion (FGD). Kemudian memilih berbagai alternatif program pembangunan bidang pendidikan, budaya dan pariwisata di Provinsi DIY untuk diperbandingkan. Terakhir dan utama, penelitian ini bertujuan menentukan skala prioritas program pembangunan DIY bidang pendidikan, kebudayaan dan pariwisata Tahun 2009. Untuk mencapai tujuan utama di atas, maka digunakan alat analisis yaitu Analytic Hierarchy Process (AHP). Analytic Hierarchy Process (AHP) merupakan salah satu metode dalam pemilihan alternatif dengan melakukan penilaian komparatif berpasangan yang digunakan untuk mengembangkan prioritas-prioritas secara keseluruhan berdasarkan ranking. Metode yang digunakan berdasarkan proses AHP, disusun sesuai dengan sifat-sifat rasional untuk menyeleksi yang terbaik dari sejumlah alternatif dan dievaluasi dengan memperhatikan beberapa kriteria (Saaty, 1993:100). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bidang pendidikan yang paling prioritas adalah program peningkatan mutu pendid ik & tenaga kependidikan dengan bobot 21 persen, sedangkan program pembangunan bidang kebudayaan adalah program pengelolaan kekayaan budaya dengan bobot 45 persen. Kemudian yang terakhir program pembangunan bidang pariwisata yang paling prioritas adalah program pengembangan destinasi pariwisata dengan bobot persen.

In 2008, the implementation of Renstrada in special province of Yogyakarta 2004-2008 came to the last year. As far, various programs had been done, but there are some important objectives and goals had not been achieved yet based on its evaluation. These objectives and goals related to the realization of vision of special province of Yogyakarta as the most well-known education and culture centers, and tourism destination. It was known that a gap emerged between its expectation and its practical realization. Thus, the priority scale should be established next year, whereas the vision of special province of Yogyakarta would be realized as the education and culture centers, and most famous tourism destination. This research aimed at obtaining the criteria through focus group discussion (FGD), which it could be used to arrange the priority scale on education, culture, and tourism fields in special province of Yogyakarta in 2009. Furthermore, it also tried to select some development program alternatives in those three fields that could be compared each other. Lastly, it aimed prominently at determining the priority scale of development program on those three fields in special province of Yogyakarta in 2009. Analytic Hierarchy Process (AHP) as an analysis method was applied to achieve this objective. It was a method that functioned to develop priorities entirely based on the ranking. The method was applied through AHP, it was arranged as regard to rational attributes in order to select the best one from some alternatives and to evaluate toward some criteria (Saaty, 1993:100). The finding indicated that the most prominent priority in the education program was the quality improvement of educational teacher with scale 21 percent. Meanwhile, the development program of culture was the management program of cultural resource that received scale up to 45 percent, and finally, the most important priority in that program was the development program of tourism destination, which reached scale 43 percent.

Kata Kunci : Skala,Prioritas,Program,AHP,scale,priority


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.