Usaha mikro dan kecil alumni magang Jepang di Kabupaten Sleman tahun 1993-2004
SUPRIYANTI Ks, Elly, Drs. Muhammad Edhie Purnawan, M.A
2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanIde tulisan ini dilatar-belakangi kebijakan dari Depnakertrans RI untuk mengurangi angka pengangguran melalui program pemagangan ke Jepang. Program magang Jepang bertujuan meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan memperluas kesempatan kerja. Fakta di lapangan, program ini ternyata tidak berjalan maksimal karena tidak semua alumni membuka usaha. Oleh karena itu, muncul keinginan penulis untuk mengukur faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan membuka usaha dan keberhasilan penyerapan tenaga kerja pada usaha alumni magang Jepang di kabupaten Sleman. Penelitian lebih bersifat positif study dibandingkan dengan normatif study. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki dua tujuan yakni menganalisis determinan keputusan pembukaan usaha alumni magang Jepang di kabupaten Sleman dan menganalisis determinan keberhasilan penyerapan tenaga kerja pada usaha mikro dan kecil yang dikelola oleh alumni magang Jepang. Penelitian ini menggunakan data primer. Sampel untuk penelitan pertama sebanyak 58 responden dan 45 reponden untuk penelitian kedua. Teknik penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling untuk mendapatkan sampel yang representatif. Penelitian ini menggunakan analisis regresi, yaitu analisis regresi logistik untuk penelitian pertama dan analisis regresi linear berganda untuk penelitian kedua. Dalam mengestimasi parameter regresi logistik digunakan metode MLE (Maximum Likelihood Estimation) sedangkan dalam mengestimasi variabel dependen yang melandasi analisis regresi digunakan metode OLS (Ordinary Least Squares/pangkat kuadrat terkecil biasa). Hasil menunjukkan bahwa pertama, motivasi dan lingkungan eksternal berpengaruh signifikan terhadap kemungkinan membuka usaha. Kedua, omset, lama usaha, dan jenis usaha berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.
This background idea is the policy of Depnakertrans (Department of Employee and Transmigration) of Indonesia Republic as the effort to reduce unemployment amount through Apprenticeship Program. Japan Apprenticeship Program is aimed to increase emp loyee productivity and expand job vacancies. In fact, this program is not doing maximal because there are some apprenticeship alumni who build enterprise and some does not. For that reason, the writer intent to measure the factors affects decision to build the new enterprise and the success of employee absorption at the enterprises of Japan Apprenticeship Alumni in Sleman Regency. This research is more to positive study than to normative study. For that reason, this research is having two aims; those are to analyze the determinant of decision to build enterprise by Japan Apprenticeship Alumni in Sleman regency and also to analyze the determinant of employee absorption success of micro and small enterprise handled by Japan Apprenticeship Alumni. This research is using primary data. The sample for the first research is 58 respondents and 45 respondents for the second research. The technique to decide the representative sample is using Purposive Sampling technique. This research is using regression analysis those are logistics regression analysis for the first research and double linier regression for the second research. In estimating the logistics regression parameter is using MLE Method (Maximum Likelihood Estimation) while in estimating dependent variable based the regression analysis is using OLS Method (Ordinary Least Squares). The result shows that; first, motivation and external environment is important determinant factors probability to build the new enterprise. Second, revenue, the age of enterprise, and dummy type of enterprise is important determinant factors of employee absorption
Kata Kunci : Usaha mikro dan kecil,Regresi logistik,Regresi Berganda,Uji asumsi klasik,Maximum likelihood estimation,Ordinary least squares,Omset,Lama usaha,Jenis usaha