Laporkan Masalah

Penentuan skala prioritas pembangunan infrastruktur pascagempa di Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat 2007

FIRZANNA, Ruri, Dr. Soeratno, M.Ec

2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini membahas penentuan skala prioritas pembangunan infrastruktur pascagempa di Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa faktor-faktor penentu dari skala prioritas pembangunan barang publik pascagempa di Kabupaten Pesisir Selatan dan menentukan skala prioritas pembangunan barang publik pascagempa di Kabupaten Pesisir Selatan . Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Dengan menganalisis faktor-faktor penentu dari skala prioritas pembangunan barang publik pascagempa serta berbagai kriteria dan alternatifnya, dapat diusulkan skala prioritas pembangunan dengan lebih efektif. Metoda Analityc Hierarchy Process (AHP) dapat dipergunakan untuk melakukan pemeringkatan faktor-faktor penentu skala prioritas pembangunan barang publik pascagempa. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini diadopsi dari model AHP Thomas L. Saaty. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan bahwa sub kriteria yang mempengaruhi penentuan skala prioritas dari pembangunan barang publik pascagempa di Kabupaten Pesisir Selatan adalah sub kriteria pembangunan sekolah (42%), pembangunan puskesmas (21%), dan pembangunan jalan (18%). Ditinjau dari seluruh alternatif yang ada tingkat kerusakan pada pembangunan sekolah merupakan alternatif dengan bobot tertinggi (6,5%), kemudian diikuti oleh alternatif tingkat kerusakan pada pembangunan puskesmas (6,1%) dan terendah adalah alternatif pembangunan pasar berdasarkan kapasitas penjual (0,6%) dengan demikian dapat disimpulkan menurut responden di Kabupaten Pesisir yang menjadi skala prioritas pembangunan barang publik pascagempa di Kabupaten Pesisir Selatan adalah pembangunan sekolah dilihat dari tingkat kerusakan yang dialami.

The aim of this research is to discuss about the assesing priority of scale of infrastructure development after earthquake in Pesisir Selatan Regency in the 2007. There are two issues will be raised in this research : (1) knowing the factors of assesing the priority of scale in public goods development after earthquake in Pesisir Selatan Regency, (2) determining factors priority of scale in public goods development after earthquake in Pesisir Selatan Regency. The methodology that is used in this research is quantitative decriptive analysis. By analyzing the factors of assesing priority of scale in public goods development after earthquake may support criteria and alternatives that could be propose. Analytic Hierarchy Process (AHP) is used to make a rating of factors priority of scale infrastructure development after earthquake. Criteria used in this research is adopted from Thomas L. Saaty Model. The results of the analysis show that the sub criteria that influence priority of scale in public goods development after earthquake in Pesisir Selatan Regency is school building (42%), local hospital building (21%) and road building (18%). The destruction level of school was indicated as the best alternative (6.5%) for assesing the priority of scale to develop. The second and third alternatives is destruction of local hospital (6.1%) and the development of traditional market whish is measured based on seller capacity (0.6%). The perception given by respondent in Pesisir Selatan Regency about the assesment of priority of scale infrastructure development after earthquake shows that the destruction level of school become the priority to be developed after the eartquake.

Kata Kunci : Analisis hirarki proses,Barang publik,Faktor,faktor penentu skala prioritas,Analytic Hierarchy Process,public goods,factors in priority of scale


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.