Laporkan Masalah

Persepsi dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan di Kota Magelang

LESTARI, Anita Diah, Dr. Soeratno, M.Ec

2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, melalui suatu Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Musyawarah ini yang mempertemukan perencanaan yang bersifat top down dan bottom up planning untuk menyelaraskan program dan kegiatan guna menjamin adanya sinergi dari semua kegiatan pemerintah dan masyarakat melalui suatu proses perencanaan pembangunan secara demokratis dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan selain untuk mengkaji persepsi dan partisipasi masya rakat terhadap pelaksanaan Musrenbang di Kota Magelang dengan empat variabel penelitian meliputi variabel pemahaman dan keaktifan masyarakat, komunikasi dan demokrasi,variabel peranan dan komitmen pemerintah serta kontrol masyarakat, juga bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dengan alat analisis tangga partisipasi masyarakat (ladder of citizen participation) yang dikembangkan oleh Serry.R.Arnstein. Pengukuran indeks partisipasi masyarakat yang nilainya akan ditransformasikan pada tangga partisipasi,menggunakan persamaan yang dimodifikasi dari Skala Paul (scale of participation intensity), sementara perhitungan bobot variabelnya didasarkan atas persepsi responden yang diolah dengan alat analisis AHP (Analytical Hierarchy Process). Penelitian ini merupakan penelitian eksplanasi yang bersifat non eksperimen dengan mengkombinasikan metode analisis deskriptif kuantitatif dan didukung dengan deskriptif kualitatif dengan pendekatan survei. Pengumpulan data dilakukan baik melalui data primer maupun data sekunder dengan tehnik pengambilan data mempergunakan kuesioner, studi kepustakaan dan dokumentasi. Penentuan responden yang akan diteliti mempergunakan tehnik purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan persepsi masyarakat terhadap Musrenbang di Kota Magelang sudah cukup baik. Masyarakat menganggap bahwa proses pelaksanaan Musrenbang telah berjalan sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. Hal yang perlu mendapat perhatian pemerintah adalah keterbatasan waktu pelaksanaan, pemahaman serta pengetahuan akan tehnik dan metode perencanaan serta arti penting pelaksanaan Musrenbang. Partisipasi masyarakat dalam Musrenbang sudah cukup baik dan berdasarkan persepsi responden variabel pemahaman dan keaktifan masyarakat mempunyai bobot terbesar. Tingkat partisipasi masyarakat berdasarkan tangga partisipasi telah sampai pada derajad tanda partisipasi (tokenism) dan menduduki tangga ke lima pada posisi penentraman (placation) dengan indeks partisipasi sebesar 62,217. Hal ini mempunyai arti bahwa partisipasi masyarakat sudah cukup mendapat perhatian dari pemerintah tetapi belum ada jaminan bahwa informasi dari masyarakat tersebut akan dijadikan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Citizen participation in the process of development planning is based on the Undang – Undang No.25 Tahun 2004. It talks about the system of National Development Planning (SPPN), in the other hand Musrenbang is the way. It unites the top down and bottom up planning. It makes the program and the activity in harmony in order to guarantee the united of citizen and government activity through the democratic and participation process of development planning. The purpose of this research are to investigate perception and participation of the citizen on implementation of Musrenbang with four research variables. That variables are comprehension and active citizen participation variable, communication and democracy, role and government commitment variable, and citizen control, and the last purpose is to analyze the citizen participation level, ladder of citizen participation as an analytical tool. It was developed by Serry R. Arnstein. The grade of measuring citizen participation index will be transformed at participation ladder. Scale of participation intensity (Paul Scale) is used to modify the equation, the calculation variable quality is based on respondent perception and processed by Analytical Hierarchy Process (AHP). This is a non experiment explanation research, that combine quantitative descriptive analysis methode and supported by qualitative descriptive with survey approach. The data was collected by questionnaire, literature study, and documentation for primary and secondary data. Purposive sampling was used to determine the respondent. The analysis result shows that citizen perception of Musrenbang in Magelang is good enough. The citizen thinks that its implementation is based on the law. Government needs to give attention for limitation of time implementation, comprehension and technique, planning knowledge method, and the important meaning of Musrenbang implementation. Citizen participation in Musrenbang is good enough too and respondent perception has bigger grade, based on the comprehension and active participation variable. Citizen participation level is up to tokenism, based on participation ladder. It is on the 5th ladder placation, participation index shows at 62,217. The meaning is citizen participation has got government attention but citizen information will be considered in decision making, there is no guarantee.

Kata Kunci : Persepsi,Partisipasi masyarakat,Musrenbang,Indek partisipasi,Perencanaan pembangunan,Tangga partisipasi masyarakat,perception,citizen participation,Musrenbang, participation index,development planning,ladder of citizen participation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.