FAktor-faktor penghambat penyusunan APBD Kabupaten Selayar Provinsi Sulawesi Selatan, 2004-2008
MESDIYONO, Dra. Sri Handaru Yuliati, M.B.A
2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanAnggaran daerah merupakan suatu dokumen yang menggambarkan kondisi keuangan daerah yang berisikan informasi tentang pendapatan dan belanja serta pembiayaan. Pada prateknya di lapangan terkadang penyusunan Perda APBD tidak sesuai dengan siklus yang telah ditetapkan dalam peraturan perundangan yang berlaku. APBD sebagai alat fiskal utama di daerah mempunyai peran yang cukup kuat dalam menunjang pertumbuhan ekonomi di daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisa faktor-faktor penyebab keterlambatan penyusunan dan/atau pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kabupaten Selayar tahun 2004-2008. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif, yang memaparkan proses penyusunan APBD di Kabupaten Selayar. Data dikumpulkan dari hasil kuisioner. Untuk mencapai tujuan penelitian, maka alat analisis yang digunakan adalah analisis faktor dengan pendekatan analisis komponen utama (principal component analysis-PCA). Hasil menunjukkan bahwa penyusunan APBD Kabupaten Selayar mengalami keterlambatan karena pengesahannya baru dilaksanakan pada bulan februari dan juli tahun anggaran yang berjalan. Faktor-faktor yang menghambat dalam penyusunan APBD di Kabupaten Selayar disimpulkan terdapat lima faktor-faktor terbentuk yaitu: transparansi publik, fungsi legislatif daerah, sistem peraturan, partisipasi masyarakat, dan sumber daya.
Local budget has been a document describing local financial condition with information on income, spending and financing. In practice, often the development of Local Regulation on Local Budget is not consistent with mechanism) stated in the effective legal regulation. Local Budget as a local main fiscal instrument has quite strong roles to support local economic growth. The present research was aimed to identify and analysis factors causing delayed development and/or the legalization of Local Budget in Selayar regency for 2004-2008. It was a descriptive research describing the process of local budget arrangement in Selayar regency. Data collected were questionnaires. To achieve research objective, analysis instrument to use involved factors with principal component analysis (PCA) approach. Results indicated that the implement the local budget arrangement of Selayar regency was delayed since its legalization had been only realized in February and July of running year. It was concluded that there were five factors inhibiting the local budget arrangement of Selayar regency involving the public transparency, local legislative function, regulation system, people participation and resource.
Kata Kunci : Anggaran daerah,Pendekatan analisi komponen utama,Kabupaten Selayar,local budget,principal component analysis approoach,Selayar regency