Laporkan Masalah

Penguatan peran masyarakat sipil dalam mengurangi distorsi perencanaan tahunan pembangunan daerah di Kabupaten Sumbawa

ISKANDAR D, Dr. Soertno, M.Ec

2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat sipil dalam perencanaan tahunan pembangunan daerah, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi distorsi perencanaan dan merumuskan strategi alternatif untuk memperkuat peran masyarakat sipil dalam mengurangi distorsi perencanaan tahunan pembangunan daerah di Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dilaksanakan di tahun 2008 dengan metode survei dan menggunakan kuesioner. Sampel penelitian adalah 132 responden yang pernah menjadi peserta dalam setiap tahapan musyawarah perencanaan pembangunan dalam tahun 2007 dan 2008. Untuk mencapai tujuan penelitian, maka data dianalisa dengan beberapa alat analisis. Dalam analisis peran masyarakat sipil digunakan metode Analitical Hierarchy Process (AHP) yang pembobotannya ditransformasikan ke dalam tangga partisipasi Arnstein (1969). Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi distorsi perencanaan digunakan analisis faktor dengan pendekatan principal component analysis (PCA), dan untuk merumuskan alternatif strategi penguatan peran masyarakat sipil dalam mengurangi distorsi perencanaan dilakukan dengan metode analisis diskriptif kualitatif atas hasil analisis peran masyarakat sipil dan hasil analisis faktor. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat peran masyarakat sipil dalam perencanaan tahunan di Kabupaten Sumbawa baru berada pada tahapan “penenteraman” yang menggambarkan tanda-tanda partisipasi, bersifat seremonial, semu dan bukan partisipasi yang sesungguhnya. Hasil analisis faktor menunjukkan bahwa terdapat 5 faktor yang mempengaruhi distorsi perencanaan, yaitu rendahnya aksessibilitas, tingginya kepentingan, rendahnya responsibilitas, kurangnya keberpihakan kepada masyarakat, serta masih lemahnya SDM dan kelembagaan. Untuk memperkuat peran masyarakat sipil dalam mengurangi distorsi perencanaan tahunan pembangunan daerah di Kabupaten Sumbawa, maka dirumuskan dua pendekatan strategis yaitu pendekatan struktural dan pendekatan sosiokultural.

The research objective is to analyze the civil society role in local development annual planning, to indentifies factors that influencing planning distortion and formulates alternative strategy to strengthening civil society role to reducing local development annual planning distortion in Sumbawa Regency. This research is a descriptive research, conduct on 2008 with survey methode by using quistionaire. Research sample is 132 responders become participant in every deliberation step of local development planning in 2007-2008 period. To accomplish this objective, the data are analyzed by several research tool. The civil society role is analyze by Analitical Hierarcy Process (AHP) method which its wighteing process is orthogonally transform into Arnstein participation doorstep (1969). Factor analysis with approach of principal component analysis (PCA) is used to identify factors influencing planning distortion, and formulate alternative strategy to strengthen the civil society role of in reducing planning distortion is done by using qualitative descriptive analytical method for the result of civil society analysis and the result of factor analysis. The Result of analysis indicates that level of civil society role in annual planning in Sumbawa Regency is still resided in at step “placation" which depicts the participation marking, haves the character of ceremonial, seems like an illusion and non participation truthfully. The Result of factor analysis indicates that there is 5 factor that influencing the planning distortion, reflected by the low of acsessibility, high level of opportunistic behaviour, low level of responsibility, lack of the siding to the people, and also their human resource and institution that still weak. Two strategic approachs that is structural approach and sociocultural approach need to formulated by strengthen civil society role in reducing the local development annual planning distortion in Sumbawa Regency.

Kata Kunci : Penguatan peran,Masyarakat sipil,Perencanaan tahunan,Pembangunan daerah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.