Laporkan Masalah

Daya tarik investasi di Provinsi Riau :: Studi kasus persepsi dunia usaha, 2008

NURLAILI, Dr. Budiono Sri Handoko, M.A

2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini membahas permasalahan daya tarik investasi di Provinsi Riau menurut persepsi para pelaku usaha. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perkembangan investasi di Provinsi Riau pada masing-masing lapangan usaha selama tahun 2004-2007 dan untuk melakukan pemeringkatan faktor-faktor yang menentukan daya tarik investasi di Provinsi Riau berdasarkan persepsi pelaku usaha tahun 2008. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif untuk mendeskripsikan perkembangan investasi di Provinsi Riau pada masing-masing lapangan usaha selama tahun 2004-2007 dan Analytical Hierarchy Proccess (AHP) untuk melakukan pemeringkatan faktor-faktor yang menentukan daya tarik investasi di Provinsi Riau. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini diadopsi dari penelitian KPPOD tentang daya tarik investasi kabupaten/kota di Indonesia tahun 2003. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan disimpulkan bahwa pertumbuhan investasi pada masing-masing sektor dalam empat tahun terakhir (2004-2007) sangat bervariasi dengan tren yang sangat berfluktuatif. Kemudian menurut persepsi para pelaku usaha di Provinsi Riau, faktor infrastruktur fisik memiliki bobot paling besar, kemudian berturut-turut diikuti oleh faktor kelembagaan, faktor tenaga kerja dan produktivitas, faktor ekonomi daerah, dan yang terakhir adalah faktor sosial politik. Hal tersebut menunjukkan bahwa menurut persepsi para pelaku usaha di Provinsi Riau, keputusan untuk menanamkan modal di wilayah Provinsi Riau lebih dipengaruhi oleh 2 (dua) faktor yang memiliki bobot terbesar yaitu faktor Infrastrutur Fisik dan faktor kelembagaan, di mana keduanya termasuk dalam kategori faktor nonekonomi, sehingga menurut persepsi pelaku usaha di Provinsi Riau, faktor nonekonomi lebih dominan dalam menentukan keputusan penanaman modal di wilayah Provinsi Riau

This study discuss the investment attractiveness problems in Provinsi Riau on business perception. This study aims to analyze the per sector investment growth during 2004-2007 and to make a rating of factors that determines investment attractiveness in Provinsi Riau on business perception in 2008. Descriptive analysis is used to describe the per sector investment growth during 2004-2007 and Analytical Hierarchy Process (AHP) is used to make a rating of factors that determines investment attractiveness based on business perception. Variables used in this study is adopted from a survey by KPPOD about investment attractiveness of Indonesian Districts/Municipalities in 2003. The result of the analysis shows that per sector investment growth during 2004- 2007 is very fluctuate. Based on the business perception in Provinsi Riau, the most important factor that determine investment attractiveness is physical infrastructure and followed by institution. productivity and labor local economic Factor and social politics, It also shows that based on business perception, decision to invest in Provinsi Riau regency is influenced more by two factors, that is physical infrastructure and institution factor, which both of them are economic factors, so that based on business perception in Provinsi Riau decision to invest in Provinsi Riau regency is influenced more by economic factors than non economic factors.

Kata Kunci : Daya tarik investasi,Lapangan usaha,Persepsi pelaku usaha, investment attractiveness, business perception, Analytical Hierarchy Process (AHP)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.