Analisis pinjaman daerah untuk pembiayaan pembangunan Pasar Kahayan Kota Palangka Raya, 2008 sampai 2027
PASARIBU, Andrew Vincent, Dra. Sri Handaru Yuliati, M.B.A
2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis batas maksimum pinjaman yang boleh dilakukan Pemerintah Kota Palangka Raya, menghitung besarnya angsuran pokok dan bunga pinjaman, serta mengukur kemampuan keuangan daerah Pemerintah Kota Palangka Raya dalam melakukan pinjaman untuk pembangunan Pasar Kahayan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Pemerintah Kota Palangka Raya tahun anggaran 2001 sampai dengan 2007. Data tersebut meliputi, penerimaan daerah yang terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD), bagi hasil pajak/bukan pajak (BHP/BHBP) atau bagian daerah, serta dana bantuan pembangunan daerah atau dana perimbangan (DAU). Data pengeluaran berupa belanja wajib meliputi belanja pegawai, belanja anggota DPRD, belanja barang dan jasa, belanja operasional dan pemeliharaan, pembayaran pokok dan bunga pinjaman. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis batas maksimum pinjaman, analisis angsuran pinjaman, dan untuk mengukur kemampuan membayar kembali pinjaman digunakan analisis kemampuan keuangan daerah (debt service coverage ratio), menurut Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2005. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya mampu melakukan pinjaman. Batas Maksimum Pinjaman (maksimum 75% dari Penerimaan Umum APBD tahun sebelumnya) Pemerintah Kota Palangka Raya untuk tahun 2008 adalah sebesar Rp269.437,46 juta. Pinjaman daerah yang direncanakan Pemerintah Kota Palangka Raya sebesar Rp22 Milyar (6,86% dari Penerimaan Umum APBD tahun sebelumnya) masih berada dalam Batas Maksimum Pinjaman (BMP) yang diperkenankan. Besar angsuran yang ditanggung Pemerintah Kota Palangka Raya berdasarkan kriteria DSCR ≥ 2,5 pada tingkat suku bunga antara 8% hingga 14,75%, dengan periode pengembalian atas pokok dan bunga pinjaman bulanan, untuk jangka waktu pinjaman 20 tahun (tahun 2008-2027) adalah sebesar Rp2.208,20 juta/tahun hingga Rp3.427,66 juta/tahun, jangka waktu pinjaman 15 tahun (tahun 2008-2022) sebesar Rp2.522,92 juta/tahun hingga Rp3.649,81 juta/tahun, dan jangka waktu pinjaman 10 tahun (tahun 2008-2017) sebesar Rp3.203,05 juta/tahun hingga Rp4.218,92 juta/tahun. Kemampuan Pemerintah Kota Palangka Raya membayar kembali angsuran pinjaman untuk pembangunan Pasar Kahayan setelah mempertimbangkan rata-rata proyeksi perputaran kas pembangunan Pasar Kahayan sebesar Rp2.981,06 juta/tahun, maksimum pembayaran angsuran Pemerintah Kota Palangka Raya sebesar Rp2.959,30 juta/tahun dengan jangka waktu pinjaman minimum 15 tahun dan tingkat suku bunga maksimum 12,25% serta cara pengembalian pokok dan bunga pinjaman bulanan.
This research aim to analyse loan maximum limit which may be done the Government of Town Palangka Raya, calculates level of principal repayment and loan interest, and measures standard ability of the Government area of Town Palangka Raya in doing loan for development Pasar Kahayan. Data applied in this research is secondary data in the form of realization of revenue plan and area shopping (APBD) The Government of Town Palangka Raya year budget 2001 up to 2007. The data covers, acceptance of area consisted of by earnings of area original (PAD), sharing holder tax/non tax (BHP/BHBP) or part of area, and development relief fund of area or counter balance fund (DAU). Disbursement data in the form of shopping is obliged to cover officer shopping, shopping member of Local Parliament, goods shopping and service, shopping operasional and keeping, principal payment and loan interest. Analyzer applied in this research is loan maximum limit analysis, installment payment analysis of loan, and measure ability repays loan is applied standard ability analysis of area (debt service coverage ratio), according to Peraturan Pemerintah Nomor 54 The year 2005. Result of this research indicates that the Government of Town Palangka Raya can do loan. Loan Maximum Limit (maximum 75% from Penerimaan Umum APBD year before all) the Government of Town Palangka Raya for the year 2008 is equal to Rp269,437.46 million. Area loan planned by the Government of Town Palangka Raya equal to Rp22 Billion (6.86% from Penerimaan Umum APBD year before all) still staying in Batas Maksimum Pinjaman (BMP) which admissible. Big of installment payment which accounted on the Government of Town Palangka Raya based on criterion DSCR ≥ 2.5 at interest rate level between finite 8% of 14.75%, with pay-back period to fundamental and monthly loan interest, for the duration of loan 20 years (the year 2008-2027) be equal to Rp2,208.20 million/year up to Rp3,427.66 million/year, duration of loan 15 years (the year 2008-2022) equal to Rp2,522.92 million/year up to Rp3,649.81 million/year, and duration of loan 10 years (the year 2008-2017) equal to Rp3,203.05 million/year up to Rp4,218.92 million/year. Ability of The Government of Town Palangka Raya repays installment payment of loan for development of Pasar Kahayan on reflection average of turn over forecasting of development cash of Pasar Kahayan equal to Rp2,981.06 million/year, deferred payment maximum of the Government of Town Palangka Raya equal to Rp2,959.30 million/year with duration of loan a minimum of 15 years and level of maximum interest rate 12.25% and way of principal return and monthly loan interest.
Kata Kunci : Pinjaman daerah,Kemampuan mengembalikan pinjaman,Mengukur kemampuan keuangan