Laporkan Masalah

Pengaruh jarak ke stasiun kereta rel listrik terhadap harga rumah sekitarnya di Kota Bekasi tahun 2008

WELLMI, Dra. Wahyu Hidayati, M.Si

2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jarak ke stasiun kereta rel listrik terhadap harga rumah sekitarnya di Kota Bekasi tahun 2008. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan data kerat lintang. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah harga rumah, sementara variabel bebasnya adalah luas tanah, luas bangunan, lebar jalan, dan variabel boneka jarak ke stasiun. Salah satu hal utama yang dapat mempengaruhi nilai suatu properti perumahan adalah aksesibilitas. Aksesibilitas yang baik memungkinkan seseorang melakukan perpindahan dari satu tempat ke tempat lain dengan mudah dan efisien dalam waktu dan biaya. Kemudahan perpindahan ini dipengaruhi oleh adanya sarana transportasi. Salah satu sarana transportasi yang banyak diminati masyarakat yang berdomisili di sekitar Kota Jakarta, terutama Kota Bekasi, adalah Kereta Rel Listrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95% (α=5%) harga rumah secara statistik terbukti dipengaruhi oleh luas tanah, luas bangunan, lebar jalan, dan terdapat perbedaan nyata rata-rata harga rumah yang jaraknya dekat (0 – 500 m) dengan yang jaraknya jauh ( > 500 m). Berdasarkan interpretasi variabel boneka jarak ke stasiun diperoleh hasil bahwa rumah yang jaraknya dekat (0 – 500 m) dari stasiun memiliki harga ratarata 19,53% lebih tinggi dibanding yang jaraknya jauh ( > 500 m).

This research aims to analyze the impact of proximity to commuter railway station on housing price around in Bekasi City year 2008, by using multiple regression analysis with cross sectional data. Dependent variable is house price, and independent variables are land size, building size, width of road, and dummy variable of distance to railway station. One of the important things that can affect the price of house is accessibility. Good accessibility may cause someone move from one place to another easily and not wasting time or cost too much. This easy of movement is affected by the transportation fascilities. One of the transportation fascilities that is interested by many people who live in suburban area of Jakarta such as Bekasi City is Commuter Rail. The result shows that by using 95% of confidence level (α=5%), the price of house statistically affected by land size, building size, width of road, and there is a different on the average price of the houses significantly for those with short distance (0 – 500 m) and long distance ( > 500 m). Based on interpretation of dummy variable of distance to the station, there is indication for houses which have short distance (0 – 500 m) to the station enjoy price for about 19.53% higher than those with long distance (>500m).

Kata Kunci : Harga rumah,Stasiun kereta rel listrik,Aksesibilitas,Analisis regresi berganda,house price, commuter railway station, accessibility, multiple regression analysis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.