Analisis pendekatan pendapatan dalam penilaian properti obyek wisata :: Studi pada obyek wisata air Bojongsari Kabupaten Purbalingga
SUBAGYO, Petrus Teguh, Drs. Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M
2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan pendekatan pendapatan untuk mengestimasi nilai wajar Obyek Wisata Air Bojongsari Kabupaten Purbalingga. Pengestimasian nilai wajar dilakukan dengan menggunakan metode arus kas terdiskonto (discounted cash flow) karena Owabong merupakan properti yang menghasilkan pendapatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan dan jumlah pengunjung serta data profil obyek wisata dan data pendukung lainnya. Penelitian ini diawali dengan melakukan proyeksi laporan keuangan yang didasarkan pada ekspetasi tingkat pertumbuhan pendapatan. Hasil estimasi tersebut digunakan untuk memproyeksi free cash flow perusahaan. Langkah selanjutnya menghitung weigthed average cost of capital (wacc) yang hasilnya akan digunakan sebagai tingkat diskonto. Tingkat diskonto tersebut dipergunakan iuntuk mendiskon free cash flow dan nilai terminal sehingga didapat nilai sekarang free cash flow dan nilai terminal. Penjumlahan nilai sekarang dari semua cash flow menghasilkan nilai operasi Owabong. Nilai wajar diperoleh dengan menambahkan nilai kas dan bank pada nilai operasi tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa estimasi nilai wajar Owabong berkisar antara Rp10.965.634.684,61 hingga Rp56.912.820.829,41. Nilai wajar sangat sensitif terhadap perubahan tingkat pertumbuhan pendapatan, tingkat pertumbuhan konstan dan tingkat diskonto, dengan sensitifitas yang lebih tingi terhadap tingkat pertumbuhan pendapatan.
This research was aimed to apply income approach to estimate fair value of recreational site (Obyek Wisata Air Bojongsari (Owabong) Kabupaten Purbalingga). The estimation of the fair value was done by using discounted cash flow method because Owabong is income producing property. Data used in this research consist of financial statements and number of visitors also profile of the recreational site and another supporting data. This study conducted with forecasting financial statement based on expected growth rate of operating revenue. The result used to estimate future free cash to the firm. Further,the weighted average cost of capital (wacc) was calculated (used it as the discounted rate) and the discounted rate used to discount the free cash flow and terminal value and achieved the present value of the free cash flow and present value of terminal value. The sum of the present values represented the operating value of Owabong. The fair value was obtained by adding the value of cash and bank to the operating value. The result shows that Owabong has estimated fair value lies on the range Rp10,965,634,684.61 up to Rp56,912,820,829.41. This value are very sensitive to the revenue growth rate, the constant growth rate and the discount rate, with more sensititivity to the revenue growth rate.
Kata Kunci : Arus kas bebas,Nilai wajar,Nilai operasi,Owabong, free cash flow, fair value, operating value, Owabong