Laporkan Masalah

Pengaruh faktor fundamental perusahaan dan risiko sistematis terhadap PER dan PBV dalam Penilaian Overvalued/Undervalued saham :: Studi pada BEI tahun 2004 sampai 2006

WIYONO, Hadi, Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, M.B.A

2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Pada saat ini banyak pemilik modal yang tertarik untuk menanamkan modalnya dalam bentuk saham, dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan yang optimal melalui dividen dan capital gain. Di samping faktor return, investor yang ingin menanamkan dananya dalam bentuk saham juga perlu mempertimbangkan risiko yang terkandung dalam investasi saham tersebut. Oleh karena itu diperlukan suatu alat analisis yang tepat untuk digunakan sebagai alat penilaian saham. Price earning ratio dan price to book value merupakan salah satu alat analisis yang sering digunakan untuk menganalisis harga saham tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi PER dan PBV serta untuk mengetahui kemampuan PER dan PBV dalam memprediksikan undervalued atau overvalued saham. Penelitian ini dilakukan dengan sampel sebanyak 56 perusahaan dengan waktu pengamatan 3 tahun mulai 2004-2006, dengan menggunakan analisis regresi data panel. Variabel bebas yang digunakan adalah dividend payout ratio, earning growth, beta, return on equity, dan dividend yield. Berdasarkan hasil analisis tersebut disimpulkan bahwa variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap PER adalah dividend payout ratio, earning growth, beta, dan dividend yield, sedangkan yang berpengaruh signifikan terhadap PBV adalah dividend payout ratio, beta, return on equity, dan dividend yield. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa kesesuaian model prediksi PER dengan menggunakan range 30 persen adalah sebesar 42 persen , sedangkan kesesuaian model prediksi PBV dengan menggunakan range 30 persen adalah sebesar 58 persen.

Currently, many investors are interested in investing their capital in common stock, to obtain optimal return through dividend and capital gains. Therefore, investors need correct tools to predict value of stock. Price earning ratio and price to book value are some of tools or approaches that is often used by security analyst to assess of common stock. The objectives of this research are to identify about independent variables that are assumed influencing price earning ratio and price to book value, and to consider the ability of PER and PBV method to predict undervalued/overvalued stock. This research used 56 companies as a sample, with 3 years period of investigation from 2004 to 2006. This research used pooled data analysis. The independent variables that are taken, namely: dividend payout ratio, earning growth, beta, return on equity, and dividend yield. This research shows that variables dividend payout ratio, earning growth, beta, and dividend yield have significant effect to price earning ratio, meanwhile independent variable that have significant effect to price to book value are dividend payout ratio, beta, return on equity and dividend yield. The result of this research implied that the fit of PER prediction model with range 30 percent was 42 percent, meanwhile the fit of PBV prediction model with range 30 percent was 58 percent.

Kata Kunci : PER, PBV, analisis data panel, undervalued, overvalued, dividend payout ratio, earning growth, beta, return on equity, dividend yield, pooled data analysis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.