Persepsi wajib pajak daerah terhadap pelayanan publik Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Barito Utara tahun 2008
DARMAWAN, Harry, Dra. Sri Handaru Yuliati, M.B.A
2008 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini membahas persepsi wajib pajak daerah terhadap pelayanan publik di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Barito Utara. Penelitian ini bertujuan untuk (1) membandingkan persepsi aparat pemerintah daerah selaku penyedia pelayanan dengan wajib pajak selaku pengguna layanan, (2) menentukan prioritas dalam melakukan peningkatan pelayanan publik dan (3) menganalisis tingkat kepuasan wajib pajak. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, Uji Mann-Whitney, Analisis Gap, Analitical Hierarchy Proccess (AHP) dan Indeks Kepuasan Konsumen. Dengan menganalisis 12 (dua belas variabel dalam pelayanan publik. Hasil analisis deskriptif dengan menggunakan modus variabel, wajib pajak dan aparat pajak cenderung menilai pelayanan publik adalah baik. Hasil analisis Mann-Whitney menyimpulkan bahwa persepsi antara wajib pajak dengan aparat pajak adalah berbeda secara signifikan. Dengan menggunakan analisis gap, nilai gap persepsi wajib pajak dengan aparat pajak adalah negatif di 10 (sepuluh) variabel pelayanan dan nilai gap positif hanya 2 (dua) variabel pelayanan. Hasil analisa AHP menunjukkan prioritas dalam melakukan peningkatan pelayanan publik adalah Variabel Kecepatan Pelayanan berkaitan dengan Faktor Waktu Pelayanan dengan bobot final sebesar 0,15. Peringkat kedua variabel Prosedur Pelayanan (0,11) berkaitan dengan Faktor Administrasi dan prioritas ketiga adalah Kepastian Jadwal Pelayanan (0,10) yang juga berkaitan dengan Waktu. Berdasarkan Analisa Indeks Kepuasan Masyarakat dengan menggunakan pembobotan AHP berdasarkan persepsi wajib pajak terhadap pelayanan publik di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Barito Utara adalah kurang baik.
This research discusses about taxpayer perceptions of public services in Revenue, Finance and Asset Management Department Barito Utara Regency. The aims of this research are (1) compare local government civil servant perceptions with taxpayer perceptions about public services, (2) priority of public services to increase performance of services, and (3) analyze taxpayer’s satisfaction. The tools that is used to analyze in this research are Statistic descriptive, Mann-Whitney test, Gap analysis, Analytical Hierarchy Process, and Society Satisfaction Index. By analyzing 12 variable s of public services. The results of the Statistic descriptive analysis, mode statistic show taxpayer and taxreceiver (local government civil servant) are tending to good. Mann- Whitney test show that taxpayer and taxreciever is significantly different. Gap analysis show that there is negative gap in 10 variabel and positive gap in 2 variabel. The result of AHP show that speed of services related to time factor is the priority to increase public services with final weight is 0,15. Second priority is service procedure (0,11) that related with administrative factor, and the third priority is reliabilty of schedule services (0,10) related to time factor. Society satisfaction index analysis base on taxpayer perceptions conclude that public services in Revenue, Finance and Asset Management Department in Barito Utara regency is not good.
Kata Kunci : Pelayanan publik,Persepsi,Prioritas pelayanan publik,Indeks kepuasan masyarakat, Public services, perception, Public service priority, Society satisfaction index