Laporkan Masalah

Pelaksanaan lelang eksekusi terhadap barang sitaan kayu ilegal logging di KPKNL Pekanbaru

SHANDRA, Yenny, Dwi Haryati, SH., MH

2008 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian mengenai Pelaksanaan Lelang Eksekusi Terhadap Benda Sitaan Kayu Illegal Logging di KPKNL Pekanbaru, bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanan lelang eksekusi terhadap barang sitaan kayu Illegal Logging di KPKNL Pekanbaru, dan hambatan-hambatan yang terjadi dalam pelaksanan lelang eksekusi terhadap barang sitaan kayu Illegal logging di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang di Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris yang terdiri dari penelitian lapangan dan kepustakaan. Data primer diperoleh dari narasumber dilapangan yakni dari Pejabat Lelang Kelas I, kepolisian dengan cara wawancara. Sedangkan data sekunder diperoleh dari study kepustakaan. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dan dibuat dalam bentuk laporan hasil penelitian yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Penyitaan, permohonan lelang dan Pelaksanaan Lelang Eksekusi terhadap Barang Sitaan Kayu Illegal Logging telah sesuai dengan peraturan yang berlaku yaitu Peraturan Menteri Keuangan Nomor 40/PMK.07/2006 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang dan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.48/Menhut-II/2006 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pelelangan Hasil Hutan Temuan, Sitaan dan Rampasan. Hambatan yang terjadi adalah pasca lelang, dimana pemenang lelang tidak dapat langsung membawa hasil lelang yang telah dimenangkannya. Ada syarat lain yang harus dipenuhi oleh pemenang lelang yaitu mengajukan permohonan dokumen Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH) kepada kantor kehutanan setempat dimana penyelenggaraan pelelangan dilaksanakan dengan melampirkan kutipan risalah lelang, dan syarat-syarat lain yang telah ditentukan undang-undang.

Research on Execution Auction Implementation of Illegal Logging Confiscated Wood in KPKNL Pekanbaru was aimed to find out how is execution auction implementation of Illegal Logging confiscated wood in KPKNL Pekanbaru and obstacles that occured during auction implementation of Illegal Logging confiscated wood’s in Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (National Properties and Auction Service Office) in Pekanbaru. This research was a juridical empirical study that consisted of field and literature studies. Primary data was obtained from resource persons in field, that is Class I Auction Officials by interview. Whereas secondary data was obtained from literature documents. Collected data was analyzed qualitatively and composed in the form of a descriptive research report. Given study results, Execution Auction Implementation of Illegal Logging Confiscated Woods has conformed to prevailing regulations, that is Finance Minister Regulation No. 40/PMK.07/2006 on Auction Implementation Guideleness and Forestry Minister Regulation No. P.48/Menhut-II/2006 on Auction Implementation Guideliness of Found, Confiscated, and Loot Forest Produce. Obtacles occur post-auction, that is an auction winner can not bring directly auction goods he won. He has to meet other requirements, that is he must ask a document Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH) to local forestry office where auction was held by enclosing auction treatise quotation, and other requirements set by law.

Kata Kunci : lelang, Illegal Logging, KPKNL, Auction


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.