Sikap dan tanggung jawab notaris atas keterlibatannya pada pembuatan akta pendirian perseroan komanditer di Kabupaten Purwakarta
RINANSY, Denty, Sularto, S.H., CN., MH
2008 | Tesis | S2 Magister KenotariatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap notaris atas keterlibatannya pada pembuatan Akta Pendirian Perseroan Komanditer dan bagaimana tanggung jawab notaris dalam membuat akta otentik khususnya pada pembuatan akta pendirian Perseroan Komanditer berkaitan dengan Pasal 16 ayat 1 (satu) Undang- Undang No.30 Tahun 2004, serta bagaimana peranan majelis pengawas daerah dalam meningkatkan pelayanan, keterampilan, dan kualitas kemampuan para notaris di kabupaten Purwakarta. Penelitian ini menggunakan metoda penelitian kepustakaan dengan menggunakan data sekunder di bidang hukum, dan untuk menunjang dan melengkapi penelitian ini maka dilakukan penelitian lapangan berupa wawancara dengan responden dan nara sumber, sifat penelitian ini lebih ditekankan pada penelitian deskriptif yang bertujuan menggambarkan secara tepat sifat-sifat suatu individu, keadaan, gejala atau kelompok tertentu, atau untuk menentukan penyebaran suatu gejala, atau untuk menentukan ada tidaknya hubungan antara suatu gejala dengan gejala lain dalam masyarakat. Hasil penelitian membuktikan bahwa sikap notaris yang menyimpang dari kode etik jabatan notaris dan Undang-Undang No.30 Tahun 2004 menyebabkan adanya beberapa kendala yang dirasakan para klien sehingga menimbulkan krisis kepercayaan khususnya bagi mereka yang memerlukan jasa notaris, dan mengenai Tanggung jawab notaris atas keterlibatannya dalam pembuatan akta pendirian Perseroan Komanditer sebatas pada redaksi akta pendirian yang dibuat,jika karena kesalahan atau kelalaiannya menyebabkan akta yang dibuat menjadi suatu akta hanya mempunyai kekuatan pembuktian sebagai akta dibawah tangan atau suatu akta menjadi batal demi hukum maka notaris yang bersangkutan bertanggung jawab atas kerugian yang di derita oleh klien dengan membayar biaya, ganti rugi dan bunga, sedangkan peranan majelis pengawas daerah dalam meningkatkan pelayanan, keterampilan dan kualitas kemampuan para notaris di kabupaten Purwakarta cukup baik tercermin dari adanya kegiatan seperti Pembinaan terhadap para notaris mengenai kinerja jabatan notaris, pelatihan-pelatihan, pertemuan ilmiah, ceramah seminar mengenai ilmu kenotariatan.
The study aims at examining the attitude and the responsibility of the notary public for its involvement in issuing authentic notarial document, especially that of limited partnership founding related to the Verse 1 (one) of the Article 16 of the Act No. 30 of 2004 and what is the role played by local supervisory committee in improving the notarial services, skills, and the quality of the capability of the notary public in Purwakarta district. The study uses the method of literature study with secondary data in the area of law. It is supported and completed by in-field study of the interview with respondents and resource peoples. Its emphasis lies on precisely describing the characteristics of individuals, situations, indications and on determining whether there is a correlation between an indication and others in a society. The results of the study prove that the attitude of the notary public breaches the ethic codes of notary public and the Act No. 30 of 2004 causes some obstacles for those in need for the notarial services and the responsibility of the notary public for its involvement in issuing the notarial document of limited partnership founding is limited only to the matters pertaining to editing of the notarial document and when the notarial document becomes the underhanded one with proving power or it becomes void for justice because of the mistakes and the carelessness it makes, it must be responsible for the losses inflicted upon the clients by paying the costs, the loss replacements and the interests, while the role played by the local supervisory committee in improving the notarial services, skills and the quality of the notary public in Purwakarta district is good enough as reflected in the presence of the activities such as a building program for the notary public on notarial affairs, trainings, scientific meetings, lectures and seminars on the science of notarial affaris.
Kata Kunci : Akta pendirian perseroan komanditer,Notaris, notary public, the notarial document of limited partnership founding