Jual beli hak milik atas tanah bersama yang dilakukan subjek tidak berwenang di Kota Jayapura
ANDRIYANI, Theresia Wulan, Prof. Dr. Sudjito, SH., M.Si
2008 | Tesis | S2 Magister KenotariatanPenelitian ini mengenai permasalahan jual beli hak milik atas tanah bersama yang dilakukan oleh subjek yang tidak berwenang di kota Jayapura bertujuan untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum bagi pembeli atas jual beli yang dilakukan oleh subjek yang tidak berwenang menjual dan alasan Pejabat Pembuat Akta Tanah tetap membuatkan akta jual beli tersebut. Penelitian ini bersifat normatif empiris yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka yang merupakan data sekunder, data didukung dengan data primer yang diambil langsung dilapangan. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang merupakan tata cara penelitian yang menghasilkan data deskriptif, yaitu memberikan data yang seteliti mungkin dari apa yang dinyatakan narasumber dan studi pustaka kemudian akan dihimpun, dirangkum, dan disusun secara sistematis untuk mendapatkan gambaran yan lebih tajam guna mendapatkan kesimpulan mengenai jual beli hak milik atas tanah bersama yang dilakukan oleh subjek tidak berwenang ini. Dari hasil penelitian dan pembahasan, jual beli yang dilakukan oleh subjek hak milik atas tanah yang tidak berwenang meskipun ia berhak minimbulkan akibat terutama pada pihak pembeli karena jual beli tersebut tidak dapat didaftarkan di Kantor Pertanahan. Untuk melindungi pembeli maka jual beli tersebut dibatalkan dan kemudian dibuatkan akta jual beli yang baru yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan sehingga dapat di daftarkan di Kantor Pertanahan. Selain itu untuk jual beli yang telah diterbitkan sertipikat yang baru maka sertipikat tersebut dibatalkan karena cacat hukum. Alasan PPAT membuatkan akta jual beli karena desakan dan dorongan dari penjual untuk dibuatkan akta tersebut dan kelalaian PPAT dalam memeriksa kebenaran identitas para pihak serta kekurang telitian PPAT untuk memeriksa data-data yang diserahkan kepadanya.
The research is concerning the trade of ownership of the collective land conducted by unauthorized subject in Jayapura which is amed at identifying the form of land protection for the purhaser of the land sold by the unauthorize subject and the reason Land Certificate establisher Officer to issue the trade certificate. The research was empiric normative in that it was conducted by reviewing the literature which comprised the secndary data, and it was supported by the primary data which was directly obtained from the field. The obtained data was analized by using qualitative approach, the method which yields the descriptive data. It provides the detailed data from the informan. Subsequently, the literature review was arranged, summarized and organized sistimatically to gain the clear summary concerning the trade of ownership of collective land committed by the unauthorized subject. The result indicated, the trade commited by subject on the ownership of collective land land to undesirable consequenes, particularly on the purchase as the trade could not be registered in theLand Affair Office. In protectiong the purchase, the trade was cancelled and subsequently the new trade certificate was made in according to the law so that it could be registered into the Land Affairs Office. In addition, the former trade certificate was abandoned. The reason of Land Certificate Making Officer published the certificate was the the purchaser insisted on the issuance of the certificate and the oversight of the related officer in checking the correctness of the identitiy of the involved party and the inaccuracy of the officer to examine the data passed on him.
Kata Kunci : Jual beli,Subjek hak, trade and right of the subject