Laporkan Masalah

Piutang sebagai jaminan pinjaman Bank Perkreditan Rakayat (BPR) kepada PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Padang

ISKANDAR, Ujang, Taufiq El Rahman, S.H., M.H

2008 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembebanan piutang Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menjadi jaminan pinjaman kepada PT.Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Padang serta untuk mengetahui pelaksanaan eksekusi piutang BPR oleh PT.Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Padang apabila BPR Cidera Janji. Jenis penelitian ini adalah merupakan penelitian hukum yuridis empiris atau yur idis sosiologis yaitu penelitian yang didasarkan pada penelitian lapangan untuk memperoleh data primer yang dilakukan pada Kantor PT.Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Padang, dan didukung oleh data sekunder yang diperoleh dari penelitian kepustakaan. Dari hasil penelitian terhadap permasalahan yang ada penulis berkesimpulan bahwa mengenai pembebanan piutang BPR menjadi jaminan pinjaman kepada PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Padang dilakukan dengan Lembaga Jaminan Fidusia dan dalam pelaksanaannya tidak semua piutang yang dimiliki oleh BPR dapat dijadikan jaminan pinjaman kepada PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Padang. Pelaksanaan eksekusi atas objek jaminan apabila BPR Cidera Janji tidak dilaksanakan menurut ketentuan sebagaimana diatur dalam Pasal 29 Undang-Undang Jaminan Fidusia, akan tetapi dilakukan dengan menjadikan kredit macet tersebut sebagai modal disetor atas penyertaan modal PT.Permodalan Nasional Madani (Persero) pada BPR, hal ini terjadi dikarenakan hubungan antara PT.Permodalan Nasional Madani (Persero) dengan nasabahnya tidak sekedar hubungan antara kreditur dan debitur, akan tetapi juga merupakan hubungan kemitraan.

These study goals were to find accounts receivable responsibility implementation of Bank Perkreditan Rakyat (BPR) to be loan guarantee to PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) the Branch of Padang and understand execution performance of Bank Perkreditan Rakyat (BPR) accounts receivable by PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) the Branch of Padang, if the Bank Perkreditan Rakyat (BPR) broke promise. This study is juridical empirical or juridical sociological law study, a study based on field research to collect primary data of the Office of PT. Permodalan Nasio nal Madani (Persero) the Branch of Padang, and supported by secondary data collected from library research. From research results of existing problems, I conclude that accounts receivable responsibility giving to Bank Perkreditan Rakyat (BPR) is loan guarantee to the PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) the Branch of Padang, implemented by Fiduciary Guarantee Institution and in its performance, not all accounts receivables of Bank Perkreditan Rakyat (BPR) could be loan guarantee to PT. Permodalan Nasio nal Madani (Persero) the Branch of Padang. Execution performance of guarantee object, if Bank Perkreditan Rakyat (BPR) broke promise, was not performed according to provisions as regulated in Article 29 of Law No. 42 of 1999 on Fiduciary Guarantee, howeve r, it was performed by making problematic credit as paid capital to capital incorporation into PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) the Branch of Padang to the Bank Perkreditan Rakyat (BPR), it was caused by relationship between PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) the Branch of Padang and its customers, not only relationship between creditors and debitors, but also relationship between partners.

Kata Kunci : Piutang,Jaminan,Fidusia, Accounts Receivable, Guarantee, Fiduciary


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.