Peranan majelis pengawas notaris terhadap peningkatan profesionalisme kinerja notaris di Jakarta Pusat
SWANTORO, A. Aris, Prof. Dr. Abdul Ghofur Anshori, S.H., M.H
2008 | Tesis | S2 Magister KenotariatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Majelis Pengawas Notaris dalam memberikan kontribusi bagi peningkatan profesionalisme kinerja Notaris di Jakarta Pusat dalam menjalankan jabatannya Penelitian ini bersifat deskriptif analitis, dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian yang dilakukan adalah penelitian kepustakaan yang didukung dengan penelitian lapangan dengan kuesioner dan wawancara. Penentuan responden menggunakan tehnik non random sampling yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu yaitu terbatas pada kalangan Notaris pada wilayah lokasi penelitian Jakarta Pusat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Pengawas Daerah hanya mengawasi Notaris secara administrasi satu kali selama setahun di daerah hukumnya, sehingga kemungkinan Notaris melakukan pelanggaran-pelanggaran dalam proses pembuatan aktanya itu ada. Hal ini terjadi karena adanya suatu kesenjangan peranan (role-distance) yang dilakukan Majelis Pengawas Notaris yang disebabkan adanya perbedaan antara peranan yang seharusnya dengan peranan yang actual atau yang sebenarnya, akan tetapi paling tidak Majelis Pegawas Notaris berupaya untuk meningkatan kepatuhan dan ketaatan Notaris terhadap Undang-undang Jabatan Notaris beserta Kode Etik, sehingga diharapkan adanya peningkatan profesionalisme kinerja Notaris di Jakarta Pusat. Sedangkan upaya-upaya hukum untuk meminimalisir tindakan notaris yang tidak profesional tersebut dengan jalan melakukan pemanggilan, pemeriksaan dan pemberian sanksi terhadap Notaris yang bermasalah sehingga kasus tersebut dapat dijadikan pembelajaran bagi Notaris lain dalam menjalankan tugas jabatannya demi peningkatan profesionalisme. Hanya saja kekurangan dari pelaksanaan tugas pengawasan yang dilakukan Majelis Pengawas Daerah Jakarta Pusat adalah karena sarana prasarana, kesibukan dan keterbatasan waktu dari anggota Majelis Pengawas Daerah Jakarta Pusat dalam melaksanakan tugas utamanya.
This research goal is to understand the role of Notary Supervisor Council in contributing to the increase of the Notary performance professionalism in the Central Jakarta in performing the jobs. This research is descriptive-analytical, using juridical-normative approach; the research was conducted by library research with support of field research with questionnaires and interview. The respondents were determined by using nonrandom sampling technique, the sample selection was based on certain performance, limited to Notary parties around the research location of the central Jakarta. Results of research indicated that the Local Supervisor Council only supervised the Notary administratively once for one year in the lawful district, so that there was possibility of Notary to violate agreement making process. It occurred because there was role-distance of the Notary Supervisor Council due to presence of difference between expected role and actual role; however, the Notary Supervisor Council at least made efforts to increase compliance and loyalty of Notary to Law of Notary Position and Ethical Code, so that we expected to increase the Notary performance professionalism in the Central Jakarta. Whereas, lawful efforts to minimize unprofessional action of notary by calling, examination, and sanction against the problematic Notary so that the case could be lesson for other Notaries in implementing positional jobs for the sake of professionalism increase. Only lack of supervision job performance of the Local Supervisor Council in the Central Jakarta was caused by instrument and infrastructures, business, and time limitation of members of the Local Supervisor Council in the Central Jakarta in performing main jobs.
Kata Kunci : Peranan Majelis Pengawas Notaris, Pengawas, Profesionalisme, Notary Supervisor Council Role, Supervisor, Professionalism