Laporkan Masalah

Analisis yuridis pengembangan produk pembiayaan dengan prinsip mudharabah muthalaqah pada PT. BPR Syariah Niaga Madani di Kota Makassar

SANI, Syahrul, Prof. Dr. Abdul Ghofur Anshori, S.H., M.H

2008 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengembangan produk tabungan madani dengan prinsip mudharabah muthalaqah pada PT. BPR Syariah Niaga Madani di Kota Makassar. Untuk mengetahui bagaimana peranan PT. BPR Syariah Niaga Madani dalam menentukan bagi hasil dan risiko, serta bagaimana keterkaitan prinsip mudharabah muthalaqah terhadap praktik notaris pada PT. BPR Syariah Niaga Madani Makassar. Penelitian ini bersifat yuridis empiris, yaitu penelitian hukum yang diawali dengan penelitian pustaka dan kemudian dilanjutkan dengan penelitian lapangan. Data yang diperoleh baik data primer maupun data sekunder diolah secara kualitatif kemudian disajikan secara deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode non random sampling artinya tidak semua populasi diberi kesempatan untuk menjadi sampel, tekhnik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pelaksanaan pengembangan tabungan madani dengan prinsip mudharabah muthalaqah bertitik tolak pada pelayanan usaha mikro dan kecil, karena secara umum kegiatan BPR Syariah, termasuk PT. BPR Syariah Niaga Madani Makassar, sifatnya lebih terbatas. Di samping ska la usahanya yang lebih kecil dibanding bank umum, juga dalam penyaluran dananya hanya ditujukan bagi masyarakat ekonomi lemah, yakni bagi pelaku usaha mikro dan kecil. (2) Adapun peranan PT. BPR Syariah Niaga Madani dalam menentukan bagi hasil dan risiko adalah apabila bank akan menyalurkan pembiayaan mudharabah, maka bank terlebih dahulu melakukan perhitungan standar laba minimum. Hal ini dimaksudkan untuk meringankan nasabah debitur dalam pembayarannya, yakni pembayaran pokok pinjaman di tambah bagi hasil. (3) Keterkaitan notaris dalam pelaksanaan akad mudharabah muthalaqah pada bank syariah adalah berkaitan langsung dengan kewenangannya dalam pembuatan akta otentik yang diperlukan dalam kerjasama tersebut. Perjanjian-perjanjian yang dibuat antara bank sya riah dengan nasabah untuk lebih mendapatkan jaminan kepastian hukum bagi kedua belah pihak yang menghendaki dituangkan dalam bentuk akta notaril.

The present research aimed to identify the Tabungan Madani (Madani Saving) product development based on the mudharabah muthalaqah principle in PT. BPR Syariah Niaga Madani of Makassar Municipality, the role of PT. BPR Syariah Niaga Madani in deciding share and risk ratio, and the involvement of mudharabah muthalaqah principle and the notary practices at the PT. BPR Syariah Niaga Madani of Makassar. This was a juridical-empirical research, namely a legal research initiated with literature reviews and continued with field study. The primary and secondary data gathered were, then, qualitatively analyzed and descriptively presented. Non random sampling method was used in this research, meaning that not all populations were provided with opportunity to be recruited as samples; while purposive sampling method was utilized as sample collection technique. Results indicated that (1) the implemented development of the mudharabah muthalaqah principle-based Tabungan Madani product was focused on micro and small business service since generally the activities of BPR Syariah , including the PT. BPR Syariah Niaga Madani of Makassar, were more limited. In addition to its smaller scope of business services compared to common banking, its fund channeling service was only focused on serving weak economy community, i.e. the micro and small business actors; (2) the role of PT. BPR Syariah Niaga Madani in

Kata Kunci : Pembiayaan,Mudharabah Muthalaqoh,BPR Syariah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.