Perlindungan hukum bagi para pihak pada pelaksanaan perjanjian mengenai simpanan dalam bentuk valuta asing di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Yogykarta-Katamso
FAMILA, Maulida, Taufiq El Rahman, SH., MH
2008 | Tesis | S2 Magister KenotariatanPenelitian mengenai Perlindungan Hukum Bagi Para Pihak pada Pelaksaanaan Perjanjian Mengenai Simpanan dalam Bentuk Valuta Asing di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Yogyakarta-Katamso ini bersifat yuridis empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan perjanjian simpanan dalam bentuk valuta asing, hak-hak dan kewajiban masingmasing pihak, bentuk perlindungan hukum serta kendala-kendala yang dihadapai dalam pelaksanaan perjanjian simpanan dalam bentuk valuta asing di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Yogyakarta-Katamso. Penelitian ini dilakukan di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Yogyakarta-Katamso dengan mengambil sample yang ditentukan secara purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari bahan kepustakaan melalui studi dokumen yang didukung oleh data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari lapangan dengan menggunakan alat pengumpul data berupa pedoman wawancara. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara kualitatif dan dibuat dalam bentuk laporan hasil penelitian yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Ketentuan Depobri Valas diatur berdasarkan Surat Edaran Direksi BRI NOSE : S. 33-DIR/BMR/CBK/09/2002 tentang Depobri Valas, ketentuan Giro Valas diatur berdasarkan Surat Edaran Direksi BRI NOSE : S. 27 – DIR/RTL/DJS/06/99 tentang Giro Valas (US Dollar), ketentuan Britama Dollar diatur berdasarkan Surat Edaran Direksi BRI NOSE : S. 39 – DIR/BMR/CBK/10/2002 tentang Britama Dollar. Perjanjian simpanan valuta asing bentuknya adalah perjanjian baku (standar). Perjanjian simpanan valuta asing termasuk ke dalam perjanjian timbal-balik. Berdasarkan hak dan kewajiban yang timbul terdapat suatu kecenderungan bahwa debitur berusaha membatasi tanggung jawabnya, dalam perjanjiannya terdapat klausula eksonerasi, yaitu klausula yang berisi syarat yang membatasi tanggung jawab debitur, diantaranya adalah bank tidak berkewajiban untuk menyediakan dana dalam bentuk valuta asing pada saat penarikan.
The research concerning the Law Protection for Parties involved in implementing Contracts of Savings Accounts in Foreign Currency at the Yogyakarta-Katamso Office Branch of PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk possesses empirical judicial characteristics. This research is conducted to analyze the implementation of foreign currency saving account contracts, the rights and duties of the concerned parties, the forms of law protection, and difficulties faced in the execution of the contracts at the Yogyakarta-Katamso Office Branch of PT. Bank Raykyat Indonesia (Persero) Tbk. This research is conducted at the Yogyakarta-Katamso office branch of PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), selecting samples used in the research using purposive sampling methods. Data used in this research includes secondary data, retrieved from the libraries in the form of documents supported by primary data, which are data obtained directly from the field using means of information gathering in the form of interviews. The collected data is then analized qualitatively and is then written into a descriptive research report. Based on the results of the research, it is known that the Depobri Valas Regulation is structured based on Surat Edaran Direksi BRI NOSE: S. 33- DIR/BMR/CBK/09/2002 regarding Depobri Valas, Giro Valas regulations are structured based on Surat Edaran Direksi BRI NOSE: S. 27 – DIR/RTL/DJS/06/99 regarding Giro Valas (US Dollars), Britama Dollar regulations are structured based on Surat Edaran Direksi BRI NOSE: S. 39 – DIR/BMR/CBK/10/2002 regarding Britama Dollar. Foreign currency savings contracts are in the form of standard contracts. Foreign currency savings contracts are included in exchange contracts. Based on the rights and duties involved, the debitors usually attempt to limit their responsibilities, included in the contract exists an exonorating clause, which is a clause which states conditions that limits the debitor’s responsibilities. Among these, the bank is not responsible in providing funds in the form of foreign currency during withdrawal.
Kata Kunci : Valuta asing,Perjanjian simpanan,Foreign Currency, Savings Account Contract