Analisis yuridis terhadap pengelolaan tanah wakaf secara produktif oleh Nadzir Muhammadiyah di Kota Yogyakarta
ANAH, Sri, Yulkarnaen Harahab, SH., M.Si
2008 | Tesis | S2 Magister KenotariatanTujuan dari penulisan tesis dengan judul “Analisis Yuridis Terhadap Pengelolaan Tanah Wakaf Secara Produktif Oleh Nadzir Muhammadiyah Di Kota Yogyakarta†ini adalah untuk mengetahui pengelolaan tanah wakaf secara produktif yang dilakukan oleh Nadzir Muhammadiyah Kota Yogyakarta, serta untuk mengetahui analisis yuridis mengenai pengelolaan tanah wakaf secara produktif oleh Nadzir Muhammadiyah di Kota Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis empiris, yang menitikberatkan pada penelitian lapangan selain memanfaatkan data-data kepustakaan. Penelitian dilakukan di Kota Yogyakarta. Narasumber dalam penelitian ini adalah Pejabat Departemen Agama Direktorat Pengembangan Zakat dan Wakaf Kota Yogyakarta,serta respondennya adalah orang-orang yang terlibat langsung dalam pengelolaan tanah wakaf secara produktif, yaitu Pimpinan dan pengurus Majelis Wakaf dan Kehartabendaan Muhammadiyah Kota Yogyakarta, Pimpinan Muhammadiyah Cabang Umbulharjo, dan Pimpinan Ranting Nitikan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Data primer maupun sekunder yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang didapat adalah: 1. Pengelolaan tanah wakaf secara produktif yang dilakukan oleh Nadzir Muhammadiyah Kota Yogyakarta adalah selain dengan mengembangkan juga dengan melakukan perubahan peruntukan terhadap tanah wakaf. Biaya yang digunakan untuk mengelola wakaf secara produktif diperoleh dari masyarakat, donatur dan perbankan. Pengelolaan tanah wakaf secara produktif diserahkan kepada tenaga professional dan nadzir hanya bertugas mengawasi. Nadzir tidak mendapatkan imbalan dari tugasnya tersebut karena hasil yang diperoleh langsung disalurkan untuk menyantuni fakir miskin, anak yatim dan untuk memakmurkan masjid. 2. Pengelolaan serta pengembangan tanah wakaf secara produktif oleh Nadzir Muhammadiyah di Kota Yogyakarta telah sesuai dengan Undang-undang Wakaf Nomor 41 Tahun 2004, namun perubahan peruntukan yang dilakukan Nadzir Muhammadiyah Kota Yogyakarta bertentangan dengan undangundang karena tidak dilakukan sesuai prosedur perundang-undangan yang berlaku.
The objectives of this thesis entitled “Juridical Analysis Concerning Productive Management of Wakaf Land by Nadzir Muhammadiyah in Yogyakarta City†were to know the productive management of wakaf land done by Nadzir Muhammadiyah in Yogyakarta City, and also to know juridical analysis concerning productive management of wakaf land by Nadzir Muhammadiyah in Yogyakarta City. This is a juridical empirical research, which emphasizes on field study as well as library study. This research was conducted in Yogyakarta City. The guest speaker in this research was the official of the Ministry of Religious Affairs, Directorate of Development of wakaf and Alms Tax of Yogyakarta City. The respondents were the people who directly involved in the management of productive wakaf land, that were The Leader of Muhammadiyah Branch Umbulharjo and Leader of Branch Nitikan. Interview was selected as a tool to collect the data. The primary and secondary data were then analyzed and described in words. The research findings obtained are: 1. Productive management of wakaf land done by Nadzir Muhammadiyah in Yogyakarta City was not only by developing also making a change of allotment towards wakaf land. The expense used to manage productive wakaf was obtained from public, donator and banking. The productive management of wakaf soil was delivered to the professionals, while Nadzir only did the monitor. Nadzir did not get paid for the result was directly aimed to the poor, orphans and mosque maintenance. 2. The productive management and development of wakaf land conducted by Nadzir Muhammadiyah of Yogyakarta City have been in accordance to the wakaf law No. 41 of 2004, but the change of allotment done by Nadzir Muhammadiyah in Yogyakarta City is unconstitutional because it is not done according to the applied legislation procedure.
Kata Kunci : Tanah,Wakaf,Produktif,Nadzir,Muhammadiyah,Land, Wakaf, Productive