Kajian tentang penyerahan barang obyek lelang eksekusi hak tanggungan kepada pemenang lelang
JUSTITIA, Vivi, Dwi Haryati, S.H., M.H
2008 | Tesis | S2 Magister KenotariatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan lelang eksekusi hak tanggungan, untuk mengetahui penyerahan barang obyek lelang eksekusi hak tanggungan kepada pemenang lelang, dan untuk mengetahui dan menjelaskan kendala yang terjadi dan upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif yang dilengkapi dengan penelitian lapangan. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder . Data dianalisis secara kualitatif yang ditulis secara deskriptif. Hasil penelitian: 1) Pelaksanaan lelang eksekusi hak tanggungan dilakukan atas permohonan kreditur kepada Kepala KPKNL. Lelang dilaksanakan di hadapan pejabat lelang, fungsinya sebagai pemimpin lelang dan menentukan pemenang lelang. 2) Penyerahan barang obyek lelang dilakukan setelah pemenang lelang memenuhi kewajibannya, dan kepadanya diserahkan dokumen kepemilikan dan kutipan risalah lelang untuk proses balik nama di Kantor Pertanahan. 3) Kendala terjadi karena subyek lelang tidak pernah melihat dan memanfaatkan tanah obyek lelang. Upaya yang dilakukan antara pemenang lelang dengan pihak yang memanfaatkan obyek lelang adalah musyawarah, karena tanah yang merupakan obyek lelang tersebut telah memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dan kesepakatan yang disetujui dibuat di depan notaris agar memperoleh bukti yang otentik.
This research was to identify implementation of auction of encumbrance execution and surrender of the auction goods to winner and to identify and explain obstacle and effort done to solve it in implementation of surrender of the auction object to the auction winner. The research is juridical normative reseach complemented with field research. It uses primary and secondary data. Primary data was obtained through field study using interview, while secondary data was obtained through literary study. Data was analyzed qualitatively and presented descriptively. Result of the research indicated (1) implementation of auction of encumbrance execution was done on demand of creditor of Head of KPKNL. Auction was done before auction officer that functions as auction leader and determine auction winner. (2) Surrender of auction object goods was done if the auction winner has fulfilled his/her obligation and documents of owner and copy of auction proceedings were delivered to him/her. (3) Obstacles occurred because auction subject have never seen and used land of auction object. Efforts done by auction winner and party that control the auction object is by negotiation. Because land, which is auction object, have given benefit to both parties, the agreement is made before public notaryship to get authentic proof.
Kata Kunci : Penyerahan,Obyek lelang, surrender, auction object