E-Readiness assessment sebagai langkah awal implementasi e-goverment di Kabupaten Lombok Timur
FARISTA, Zulfiana, Ir. Surjono, M.Phil
2008 | Tesis | S2 Magister Teknologi InformasiSejak dikeluarkannya Inpres No.3 Tahun 2003 mengenai Kebijakan dan Strategi Nasional Tentang Pengembangan e-government di Indonesia yang merupakan dasar bagi pemerintah pusat maupun daerah untuk pengembangan e-government, telah banyak inisiatif e-government yang dilakukan oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Bila dibandingkan dengan beberapa daerah lain di Indonesia implementasi e-government di kabupaten Lombok Timur relalif masih tertinggal, untuk itu Lombok Timur perlu segera memulai inisiatif pelaksanaan e-government yang lebih baik dengan perencanaan yang matang. Sebelum membangun suatu layanan e-government pemerintah harus mengetahui kesiapan (e-readiness) di daerahnya karena tanpa mengetahui e-readiness saat ini layanan yang direncanakan dapat dengan mudah mengalami kegagalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai e-readiness pemerintah dan masyarakat Lombok Timur yang merupakan prasyarat keberhasilan implementasi e-government. Penilaian menggunakan referensi yang dirumuskan oleh CID Harvard University dengan berfokus pada 3 kategori yaitu Network access, Networked Society dan E-government. Data diperoleh dari survai kepada 200 orang sampel masyarakat dan 11 instansi pemerintah serta dari koleksi data sekunder yang ada. Hasil penilaian menunjukkan bahwa kategori Network access telah mencapai stage 3, Networked Society pada stage 2 dan E-government pada stage 1. Hasil tersebut juga berarti bahwa masyarakat telah relatif siap untuk implementasi e-government, namun pemerintah masih relatif belum siap.
Since the President’s Instruction Number 3 Year 2003 on National EGovernment Development Policy and Strategy was issued, many local governments in Indonesia has started some e-government services. The implementation of e-government in East Lombok is relatively fall behind some other local governments in Indonesia, therefore East Lombok has to start a better e-government services with a good planning. To implement such a digital service, the government should understand the level of e-readiness in its area. Without knowing the level of the e-readiness, the implementation of such a system will easily fail. The purpose of this research is to assess the level of e-readiness in East Lombok to support a successful e-government implementation. The assessment was carried out using the CID Harvard‘s reference focusing in 3 categories such as Network Access, Networked Society and E-government. Data was collected from a survey involving 200 respondents and 11 government agencies complemented with secondary data collection. The research findings shows according to the CID’s standard the e-readiness for Network Access was in stage 3, Networked Society stage 2 and E-government still in stage 1. This findings also means that the people in East Lombok has relatively ready to use e-government services but the government still relatively not ready in e-government implementation.
Kata Kunci : Asessmen,e-Readiness,e-Goverment