Laporkan Masalah

Kajian implementasi strategi pemasaran kimia farma apotek cabang Bogor

TEGUH, Devvi Oktafiana, Ertambang Nahartyo, Dr., M.Sc

2008 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilakukan pada Kimia Farma Apotek Cabang Bogor (KFA Bogor). Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui relevansi strategi pemasaran pada KFA Bogor, serta melakukan kajian implementasi strategi untuk mengetahui kesenjangan atau penyimpangan antara target dan realisasi yang terjadi pada KFA Bogor. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analitik yang bersifat kualitatif, yaitu dengan cara membandingkan kondisi riil yang dilaksanakan oleh KFA Bogor berdasarkan hasil observasi, wawancara dan survey dengan literatur dan teori-teori yang ada. Adapun hasil yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa strategi generik yang dipilih KFA Bogor untuk dapat bersaing di pasar dapat dikategorikan sebagai strategi diferensiasi dengan target pasar yang luas. Berdasarkan hasil survey, penerapan strategi pemasaran dalam menyampaikan informasi produk belum dijalankan dengan baik oleh KFA Bogor. Secara konsep, pada strategi pemasaran yang lengkap harus memenuhi bauran pemasaran dan STP (segmentation, targeting dan positioning) (Kotler (2003)), namun KFA Bogor tidak menetapkan strategi STP tersebut, sehingga perusahaan tidak mendapatkan sasaran yang ingin dicapai dan bagaimana positioning yang akan disampaikan. Namun bila dikaji dengan pendekatan manajemen stratejik, maka implementasi strategi KFA Bogor telah sesuai dengan konsep yang disampaikan oleh David (2006) dan Porter (2007). Berdasarkan hasil analisis tersebut, maka saran-saran yang dapat diberikan adalah pertama KFA Bogor selalu melakukan pengukuran atas kinerja pemasaran secara periodik, sehingga terpantau prestasi program pemasaran yang dijalankan. Kedua, KFA Bogor harus mengedepankan proses komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) bagi pelanggan dalam aktifitasnya. Untuk itu perlu adanya petugas yang kompeten untuk memberikan informasi kepada pelanggan mengenai obat yang dikonsumsi. Ketiga, perlunya sistem teknologi informasi yang menghubungkan antara apotek dan dokter yang melakukan kerjasama dengan pihak KFA cabang Bogor dalam peresepan obat.

This research is case study conducted at Kimia Farma Apotek cabang Bogor (KFA Bogor). The main purpose of this research aims to know relevancy marketing strategy and the implementation of marketing strategy to know the gap between target and realizations happened at KFA Bogor. This research using analytic qualitative descriptive method by comparing real condition executed by KFA Bogor based on result of observation, interview and survey with the available literature and theories. From the research, it can be concluded that first, generic strategy selected by KFA Bogor can be categorized as differentiation strategy with broad market. Second , based on marketing mix survey result, information product and STP has not been implemented carefully by KFA Bogor. Third, implementation strategy KFA Bogor has conducted according to concept submitted by David ( 2006) and Porter ( 2007). From the research, it recommended that, first KFA cabang Bogor should always measure marketing performance periodically. Second, communications, information and education (KIE) for KFA customer should be conducted by competence officer related drug consumed. Third, the importance of information technology between apotek and medical doctor related drug prescription.

Kata Kunci : Strategi,Implementasi strategi,Strategi pemasaran

  1. S2-FEB-2008-DevviOktafia-Abstract.pdf  
  2. S2-FEB-2008-DevviOktafia-Bibliography.pdf  
  3. S2-FEB-2008-DevviOktafia-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-FEB-2008-DevviOktafia-Title.pdf