Laporkan Masalah

Partisipasi masyarakat dalam kegiatan pengembangan usaha perikanan :: Studi kasus di Waduk Cacaban Kabupaten Tegal

NGADIMO, Ir. Leksono Probo Subanu, MURP., Ph.D

2008 | Tesis | S2 Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Pembangunan di sektor perikanan sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat diyakini akan efektif jika dijalankan dengan strategi partisipasi. Salah satu contohnya adalah kegiatan pengembangan perikanan di Waduk Cacaban merupakan salah satu usaha Pemerintah Kabupaten Tegal dalam usaha untuk mengoptimalkan fungsi waduk Cacaban sebagai ruang kegiatan perekonomian masyarakat. Program kegiatan yang dijalankan sejauh ini dilaksanakan dengan prinsip tersebut diatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat dan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam kegiatan pengembangan usaha perikanan di Waduk Cacaban, Kabupaten Tegal. Penelitian ini mengunakan pendekatan deduktif kualitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara saturation sampling. Analisis dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Uji crosstab dan uji X² (Chi square) dilakukan untuk mengetahui hubungan antar beberapa variabel penelitian. Berdasarkan penelitian ini, partisipasi masyarakat dalam kegiatan pengembangan perikanan secara umum diwujudkan dalam bentuk tenaga. Tingkat partisipasi masyarakat dalam bentuk kehadiran dalam tahap pelaksanaan , pemeliharaan dan pengembangan sangat tinggi. Menurut kategori Arstein, tingkat partisipasi masyarakat dalam penelitian ini dapat digolongkan pada tingkat delegated power dan Citizen power dalam tahap pemeliharaan dan pengembangan. Bentuk-bentuk dan tingkat partisipasi tersebut diatas dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor internal terdiri dari kondisi masyarakat (tingkat pendapatan, pendidikan) dan kepemimpinan. Faktor eksternal terdiri dari peran Pemerintah, peran proyek dan pembinaan dan pelatihan. Tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi mempengaruhi tingkat pencapaian pada indikator output efektif. Hal ini ditunjukan adanya ketepatan waktu pelaksanaan dan pencapaian realisasi fisik kegiatan. Dalam hal outcome, tingkat partisipasi masyarakat mempengaruhi cukup efektif terhadap capaian tujuan kegiatan dalam jangka pendek. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah anggota masyarakat yang menggunakan hasil proyek, meningkatnya jumlah produksi ikan, kemauan untuk memanfaatkan dan memelihara kegiatan, serta dampak ekonomi dari kegiatan yang dilaksanakan. Upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat perlu dilakukan dengan usaha-usaha memperkecil kendala-kendala dalam masyarakat dalam berperan melalui keterlibatan dalam setiap tahapan pembangunan dan melalui kegiatan pembinaan dan pemdampingan.

Development in Fishery sector as the effort to improve community’s prosperity is believed to be effective to be conducted with participatory strategy. One of the examples of the development is the fishery development project in Cacaban Lake as one of the efforts of the Government of Tegal Regency to optimize the function of Cacaban Lake for the improvement of the economy of the local community. At this point, the programs of the project have been conducted with the participatory principles. The objective of this research is to study the form and the level of community participation and the factors influencing fishery project in Lake Cacaban, Tegal Regency. The research employed deductive-qualitative approach. The sampling method deployed was saturation sampling. The analysis used was qualitative and quantitative. Crosstab and X2 (Chi square) tests were conducted to find the relations between research variables. One of the findings of the research is that the form of community participation in the project was generally in the form of labour. The other finding is that the level of community participation in the form of attendance in the implementation, maintenance and development was very high. Based on Arnstein”s ladder of participation, the levels of community participation in this research is categorized in the rungs of delegated power and citizen power when it was in the phases of maintenance and development. The forms and levels of the participation were influenced by internal and external factors. The internal factors were the condition of the community (level of income and education) and leadership. The external factors were the role of the government, the project’s role, capacity building and training. The high level of community participation influenced the effectiveness of the level of the output indicator achievement. This was shown in the punctual timing and in the accomplishment of physical realization of the project. Regarding the outcome, the level of community participation was moderately effective in influencing the achievement of short term goals. This was shown in the increase in the number of community members using the output of the project, the increase amount of produced fish, the willingness to make use and maintain the project, and the economic impact of the activities conducted. The efforts to improve the community participation need to be done by reducing the obstacles and constraints faced by the community to participate by involving them into every phase of the development and by capacity building and empowering them.

Kata Kunci : Pengembangan usaha perikanan,Partisipasi masyarakat,Kesejahteraan masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.