Peran pendidikan kecakapan hidup terhadap peningkatan kemampuan kompetisi pada dunia kerja di Kabupaten Kulon Progo
DWIYOGO, R. Paulinus Agustinus Wahyu, Ir. Bakti Setiawan, M.A., Ph.D
2008 | Tesis | S2 MPKDMenurut BPS (2007), terdapat 10.550.000 penduduk menganggur. Salah satu faktor penyebab terjadinya pengangguran adalah adanya kesenjangan antara kualitas pencari kerja dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh pasar kerja. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui peran pendidikan kecakapan hidup terhadap peningkatan kemampuan kompetisi pada dunia kerja, (2) mengukur tingkat penguasaan ketrampilan yang dimiliki tamatan program pendidikan kecakapan hidup berdasarkan persepsi pengelola program, (3) dan mengetahui besarnya peningkatan kemampuan berkompetisi pada dunia kerja setelah memiliki ketrampilan berdasarkan persepsi tamatan. Lokasi penelitian tersebar di 26 desa, pada 11 kecamatan di Kabupaten Kulon Progo. PKBM/LKP di wilayah perkotaan memberikan pelatihan dalam bentuk usaha jasa, sedang di wilayah pedesaan sebagian kecil pelatihan usaha jasa dan sebagian besar lainnya pelatihan usaha non jasa. Penelitian ini mengunakan metode penelitian deduktif kuantitatif dan kualitatif. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik (korelasi Product Moment). Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum pendidikan kecakapan hidup secara signifikan berperan meningkatkan kemampuan berkompetisi. Program pendidikan kecakapan hidup telah memberikan kontribusi dalam usahanya untuk mengurangi pengangguran, dalam bentuk penciptaan tenaga kerja kompetitif untuk memasuki dunia kerja yang semakin ketat dalam persaingan. Penguasaan ketrampilan yang dimiliki tamatan pendidikan kecakapan hidup sebesar 79,78%, dan dapat meningkatkan kemampuan berkompetisi pada dunia kerja sebesar 77,36%. Lapangan usaha/pekerjaan yang dimasuki adalah bekleding, menjahit, pertukangan kayu, pertukangan batu, teknisi komputer, pembuatan web, hantaran maten, merias wajah, montir, dan sablon, peternakan kambing, pembuatan jamu tradisional, pembuatan makanan, pembuatan arang tempurung, budidaya jamur tiram, penggemukan itik, penggemukan sapi, dan kerajinan anyaman bambu. Lokasi usaha/pekerjaan tamatan pendidikan kecakapan hidup 82,9% berada di desanya sendiri.
According to the Central Statistical Bureau, BPS (2007), the number of unemployment in Indonesian is accounted for 10,550,000. One attributable factor to unemployment rate is the gap between the human resource quality and the qualification standards as required by job market. This research has there aims : (1) to find out the role of the life skill education program in increasing the participants competitiveness (2) to measure how well the program participants acquire their skills as perceived by the program manager, (3) to find out the increase in their competitiveness as perceived by the participants after the skill acquisition. The research focuses on the Kulon Progo region comprising at 26 villages in 11 sub-districts. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat/Lembaga Kursus dan Pelatihan (PKBM/LKP) in the urban area provided training program for service production, while those which were in the rural areas provided service and non service (goods) production. This study utilized deductive quantitative and qualitative inquiries, with descriptive and statistical analysis methods (product moment correlation). The research findings show that, in general, life skill education program had a significant role in improving participants competitiveness. It contributed to reducing the of unemployment. With the level of skill acquisition as much as 79.78%, and increased their competitiveness in the job market to 77.36%. They were engaged in service and non-service production business as such as bekleding, sewing, carpentry, bricklaying, repairing computers, web-design, souvenis making, make-up, outo-car servive, cloth printing, sheep breeding, cow, and duck raising, production of herbal drinks, food, coal, mushroom and bamboo handicraft. The research also find that most of them (82.9%) work in side the region.
Kata Kunci : Kecakapan hidup,Kemampuan kompetisi