Laporkan Masalah

Efektivitas Implementasi Program Kemitraan BUMN dalam Pemberdayaan Usaha Kecil di Kota Pekanbaru

RIZWANDI, Dr. R. Rijanta, M.Sc

2008 | Tesis | S2 Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Pengembangan Usaha Kecil dan Koperasi di Kota Pekanbaru merupakan salah satu bentuk perwujudan dari misi Kota Pekanbaru yang menjadikannya sebagai pusat perdagangan dan jasa. Perkembangan pengusaha kecil memperlihatkan kecenderungan yang makin meningkat sepanjang tahun. Konillsi ini tidak terlepas dari makin sulitnya memperoleh lapangan pekeijaan dan tekanan ekonomi yang makin tinggi. Pemberdayaan Usaha kecil tersebut dilakukan oleh pemerintah daerah dan juga oleh pihak swasta, dalam hal ini Badan Usaha Milik Negara yang beroperasi di Kota Pekanbaru. Pembinaan usaha kecil oleh swasta ini terkesan hanya sebagai pelepas tanggungjawab perusahaan kepada masyarakat sekitar, sehingga bantuan yang diberikan diragukan kefektifannya mengingat BUMN bukan lembaga teknis yang ditugaskan untuk itu. Tujuan penelitian ini adalah (l) mengukur tingkat efektifitas program Kernitraan BUMN dalam pemberdayaan usaha kecil dan koperasi ill kota Pekanbaru, dan (2) menjelaskan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi efektifitas program tersebut di kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif kualitatif. Penekanannya pada penelaahan deskriptif dan komparatif dengan perhitungan statistik. Metode kualitatif berupa wawancara, kuisioner, obeservasi lapangan, data sekunder dan kajian pustaka Berdasarkan hasil temuan dilapangan diketahui bahwa (1) bantuan BUMN kepada usaha kecil dan Koperasi di kota Pekanbaru efektif dilaksanakan dilihat dari sisi kepatuhan target, hasil nyata out put dan penggunaan dana. Kepatuhan target dinilai kurang efektif illlihat dari kepatuhan target groups dalam melunasi kredit. (2) Hasil nyata out put dinilai efektif dilihat dari pendapatan setelah program, omset setelah program, laba usaha setelah program dan pemupukan modal setelah program. (3) dilihat dari sisi penggunaan dana program kernitraan BUMN dinilai sangat efektif dimana target groups menggunakan dana bantuan untuk pengembangan usaha atau modal kerja dan hanya sedikit saja yang menggunakannya untuk kepentingan lain. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program adalah sumber daya (penilldikan, umur, fasilitas, lama berusaha, tenaga kerja dan jumlah pinjaman), komunikasi (, kejelasan isi pesan dan intensitas sosialisasi). Sikap (tingkat pemahaman target) dan birokrasi (tingkat koordinasi dan perubahan SOP). Namun dalam upaya pemberdayaan usaha kecil dan koperasi, program kemitraan BUMN belum efektif. Diperlukan pendampingan dan dukungan yang terus menerus untuk mencapai tujuan tersebut. Waktu 3 (tiga) tahun pembinaan dirasa belum cukup untuk membuat usaha kecil dan koperasi menjadi mandiri. Rekomendasi yang bisa diberikan terkait pemberdayaan usaha kecil dan koperasi melalui program kemitraan BUMN adalah (1) dengan telah diketahuinya efektivitas program bagi pemberdayaan usaha kecil dan koperasi, maka program ini bisa diadopsi untuk program lain yang sejenis. (2) untuk menjadikan agar usaha kecil menjadi berdaya diperlukan keberlanjutan pembinaan terhadap usaha kecil di kota pekanbaru. Kata Kunci: Efektivitas, Implementasi Program, Pemberdayaan.

The development of cooperatives and small-scale enterprises in Pekanbaru Municipality materializes the mission of Pekanbaru Municipality to be the center of trading and service which is increasing year by year. The current condition is related to the increasing difficulties in accessing jobs and higher level of economic-triggered distress. The small-scale enterprise empowerment is conducted by the local government and private sector; in this case State-owned Enterprises (BUMNs) running their business in Pekanbaru Municipality. The small-scale enterprise development that the private sector conducts is likely viewed as evading responsibility which companies shall do to the local community; hence, it leads to ineffective assistance as the BUMNs are technically not the responsible institutions for such a development program. This research aims to (1) measure the effectiveness of BUMN partnership program in empowering the small-scale business and cooperatives in Pekanbaru Municipality, and (2) explain factors influencing the effectiveness of the program. This research uses deductive-qualitative approach, which emphasizes descriptive and comparative study using statistical computation. Qualitative method includes interviews, questionnaires, field observations, secondary data and literature review. The field-based reveals several findings. First, BUMNs support the small scale enterprises in Pekanbaru Municipality effectively in term of target compliance, real outputs and fund spending. Target compliance is considered less effective in term of group target compliance in paying off loans. Second, real outputs are considered effective in term of post program-based income, turn-over, business profit and capital stimulation. Third in term of fund spending, BUMN partnership program is considered highly effective when the target groups use financial support for business expansion or working capital and only few spending for other purposes. The success of the program is influenced by factors which involve human resources (education, age, facilities, business experience, labor and total loan), communication (clarity of message content and socialization intensity), altitude (target's understanding level) and bureaucracy (coordination level and SOP changes). In the context of small-scale enterprise empowerment, however, the BUMN partnership program has not run effectively. Assistances and supports shall be continuously done. The three-year supervision is considered insufficient to make small-scale enterprises independent In term of empowering small-scale enterprises through BUMN partnership program, it is recommended that (I) this program is worth adopting for other similar programs considering its effectiveness in empowering small-scale enterprises, and (2) sustainable supervision shall be continuously done to empower small-scale enterprises in Pekanbaru Municipality more effectively. Key words: Effectiveness, Program Implementation, Empowerment

Kata Kunci : Implementasi program,Efektivitas,Pemberdayaan

  1. S2-FTK-2008-RIZWANDI-ABSTRACT.pdf  
  2. S2-FTK-2008-RIZWANDI-BIBLIOGRAPHY.pdf  
  3. S2-FTK-2008-RIZWANDI-TABLEOFCONTENT.pdf  
  4. S2-FTK-2008-RIZWANDI-TITLE.pdf