Laporkan Masalah

Evaluasi pelaksanaan program paket C di Kota Yogyakarta

BUONO, Ir. Leksono Probo Subanu, MURP., Ph.D

2008 | Tesis | S2 Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Penelitian ini dilakukan untuk menjawab permasalahan ke-efektifan pembelajaran program paket C di Kota Yogyakarta. Tujuannya untuk mengevaluasi program pembelajaran yang meliputi: keaktifan warga belajar, peran tutor dan ketersediaan infrastruktur dalam paket C. Teori konsep yang digunakan untuk mendasari penelitian ini antara lain konsep pendidikan luar sekolah meliputi pengertian dan tujuan, metode dan pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran paket C. Teori lain yang mendukung permasalahan penelitian ini adalah teori partisipatori, teori pemberdayaan masyarakat, pengertian evaluasi dan efektifitas serta teori belajar humanisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner untuk warga belajar, observasi tempat-tempat pembelajaran, wawancara kepada pengelola PKBM dan data sekunder dari instansi terkait. Sampel penelitian berjumlah 65 orang untuk warga belajar (WB) terdiri dari 50 orang bagi WB yang lulus dalam ujian dan 15 orang WB yang gagal dalam menempuh ujian nasional pendidikan kesetaraan untuk periode juni 2007. Data wawancara sebanyak 24 orang terdiri dari pengelola PKBM dan tutor masing-masing kecamatan 1 orang. Penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran paket C di Kota Yogyakarta tidak berjalan secara efektif seperti yang diharapkan oleh Dirjen PNF karena keaktifan warga belajar terutama prosentase kehadiran dalam mengikuti pembelajaran sangat rendah. Ada indikasi perbedaan antara tujuan semula diselenggarakannya program paket C dengan implementasinya di lapangan. Tujuan semula lahirnya paket C adalah memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat yang tidak berkesempatan memperoleh pendidikan karena sesuatu hal, namun di lapangan cenderung hanya sebagai layanan untuk mendapatkan ijasah kesetaraan, walaupun ini juga merupakan salah satu dari tujuan diselenggarakannya program paket C. Proses pembelajaran secara luas, justru masih kurang mendapatkan simpati di masyarakat.

This research is conducted to evaluate the effectiveness of non formal education equal secondary high scool (Paket C) program study. The purpose of this research is to evaluate program study which covered civil study activities, tutor’s role and existing infrastructures of the Paket C program. The research utilized “informal classroom” concept which include the purpose, method and approaches that are used in the Paket C program. In addition, several onther theories were also used as reference including participatory theory, community development theory, evaluation and effectiveness theory and also humanism study theory. The research used qualitative approach, descriptive method. Data were gathered through questionnaires to students, observation in study’s place, interviews with PKBM council and secondary data from related institutions. The total amount of sample is 65 ; consist of 50 samples of students which already graduated and 15 samples of students which are failed in national examination furthermore. Interviews with 24 person consist of PKBM council and 1 tutor in each kecamatan were also conducted. The research found that the implementation were also conducted of Paket C study program in Yogyakarta does not work effectively as it was expected. This is because student’s activities are very low of present percentage. There is a gap between the main purposes of Paket C program study and the implementation. The main purpose of Paket C program study is to provide education services to community which is not have a chance to get proper education . However, in reality, people tend to use the program only to get education certificate. Even though this reason was also the purpose of Paket C program, but more important thing is how such program accelerate public education in general.

Kata Kunci : Pelaksanaan program evaluasi,Paket C,Efektivitas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.