Laporkan Masalah

Peran sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam perkembangan wilayah Kabupaten Kulon Progo menurut dunia usaha pengguna lulusan

SUPRIYADI, Harsoyo, Ir. Bakti Setiawan, M.A., Ph.D

2008 | Tesis | S2 Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Dunia usaha memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagi pengembangan wilayah, karena sektor ini dapat menciptakan pertumbuhan dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di wilayah tersebut. Sekolah Menengah Kejuruan didirikan untuk menyediakan sumberdaya tingkat menengah yang memiliki kompetensi dasar kejuruan yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha di Kulon Progo. Penelitian ini bertujuan mengkaji seberapa jauh peran SMK dalam perkembangan wilayah melalui keterserapan lulusan SMK di dunia usaha/industri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif - kualitatif. Metode deskriptif dimaksudkan untuk memberikan penjelasan dan uraian berdasarkan data dan informasi yang diperoleh selama penelitian di lapangan, Metode Kualitatif dipilih karena data-data yang diambil berupa hasil wawancara dengan responden. Responden adalah 22 perusahaan yang lokasinya tersebar di 12 kecamatan Kulon Progo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMK cukup berperan dalam perkembangan wilayah Kabupaten Kulon Progo melalui keterserapan lulusan SMK yang cukup besar yaitu 39,75% dari total tenaga kerja yang terserap di dunia usaha/industri. Pada sisi lain, kontribusi penerimaan pajak dari sektor usaha dari tahun 2004-2007 juga menunjukkan perkembangan yang meningkat, sehingga dunia usaha/industri cukup berperan dalam perkembangan wilayah di kabupaten Kulon Progo.

Business activities contributes significantly to the regional economic as they provide growth SMK and employement opportunities for the region. Vocational Schools were established to supply middle-managerial manpower with the competence of vocational skills. It is expected that it will provide the need of human resources in accordance to the business opportunities in Kulon Progo. The objective of this reseves is to review the extend to which vocational schools contributes the regional development. It is measured by the degree of absorption of vocational schools graduates in business and industries. The resecarh used descriptive – qualitative methods. It is based on in interviews with respondents. The respondents include 22 companies in 12 districts of Kulon Progo Regency The reseach suggests that vocational schools contributes significantly to the development of Kulon Progo Regency. At least 39.75% vocational graduates were absorbed in labor market. Meanwhile, tax revenue from business sector, between 2004 and 2007, showed significant growth. This indicatetd that this sector also contribute significant is to the development of Kulon Progo Regency

Kata Kunci : Peran SMK,Perkembangan wilayah,Vocational School Contribution, Regional Development


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.