Laporkan Masalah

Hubungan komdisi sosial ekonomi wilayah dengan kualitas sumber daya manusia dari aspek pendidikan di Kabupaten Sleman

WALUYO, Agus, Prof. Ir. A. Djunaedi, MUP., Ph.D

2008 | Tesis | S2 Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Kualitas sumber daya manusia suatu bangsa pada prinsipnya ditentukan oleh tingkat pendidikan yang diperoleh. Seiring dengan Visi Pembangunan Kabupaten Sleman 2005 – 2010 “Terwujudnya Masyarakat Sleman Yang Lebih Sejahtera Lahir dan Batin Tahun 2010”, maka pendidikan merupakan modal pertama dan utama disamping tetap memperhatikan faktor-faktor penentu lainnya. Kabupaten Sleman merupakan salah satu wilayah yang berbatasan dengan Kota Yogyakarta, dimana banyak lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi yang lokasinya berada di wilayah Kabupaten Sleman, maka akan menjadi ironi jika masyarakat Sleman kurang mendapat perhatian pada masalah pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi yang mempengaruhi sumber daya manusia setiap kecamatan di Kabupaten Sleman serta hubungan kondisi sosial ekonomi wilayah dengan kualitas sumber daya manusia dari aspek pendidikan dan faktor apa saja yang diduga mempengaruhinya. Metode dalam penelitian ini adalah metode deduktif dengan analisis kuantitatif untuk menduga hubungan faktor sosial ekonomi dengan kualitas sumber daya manusia dari aspek pendidikan. Karakteristik sosial ekonomi yang diamati dalam penelitian ini adalah tingkat pendapatan, kondisi fisik dan kondisi sosial wilayah yang akan berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia. Tiga stratifikasi sosial ekonomi tersebut merupakan variabel independen dan kualitas sumber daya manusia dari aspek pendidikan merupakan variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kecamatan di Kabupaten Sleman dengan menggunakan data primer dan sekunder. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa ada korelasi yang kuat antara kondisi sosial ekonomi wilayah dengan kualitas sumber daya manusia. Terdapat perbedaan mendasar antara wilayah perkotaan dan wilayah pedesaan. Wilayah perkotaan lebih mengalami perkembangan sosial ekonomi yang didukung perkembangan kota Yogyakarta. Sedangkan wilayah pedesaan lebih banyak didukung potensi wilayah yang ada dan sangat terbatas. Wilayah pedesaan yang dominan fisik dasarnya adalah perbukitan memiliki kendala yang besar dalam peningkatan kondisi sosial ekonomi.

The quality of human resource of a nation is fundamentally determined by education level. With the vision of Sleman Regency, 2005 – 2010, “The Establishment of More Physical and Spritual Welfare of Sleman Society 2010”, education is crucial to this area. Sleman is one of regencies having direct geographical borders with the City of Yogyakarta, where many educational institutions, from elementary to university level are located. It would be an irony if the local community of Sleman do not have access to educational facilities. The purpose of this research is to obtain information on economic and social condition affecting human resources of each Sleman’s district, and relation between socio-economic condition and the quality of human resources from educational perspective. The method of this research is deductive with quantitative analyses to predict the relation between socio-economic condition and the quality of human resources from educational perspective. The characteristic of socio-economic factors observed by this research are the income level of the region (domestic income), physical and social condition affecting the quality of human resources; these three factors of socio-economic stratification are the independent variables, and the quality of human resources and educational perspective as dependent variable. Population of this research are habitant of Sleman Regency. The research result suggests that there were significant correlations between the region’s socio-economic condition and it’s human resources quality. There were fundamental differences between urban and rural territory. Urban socio-economic development is strongly affected by the development of the city of Yogyakarta, but rural development is affected by its own limited resources. Rural territory dominated by hills have more socio-economic to development obstacles.

Kata Kunci : Pendidikan,Sosial ekonomi,SDM, education, socio-economic, human resources.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.