Laporkan Masalah

Community participation in development of road infrastructure :: A case study program of road development with community in Kuningan Regency

SUBAGDJA, Rizki, Ir. Kawik Sugiana, M.Eng., Ph.D

2008 | Tesis | S2 MPKD

Jalan merupakan salah satu infrastruktur penting sebagai pendukung kegiatan sosial ekonomi masyarakat dan meningkatkan aksesibilitas. Namun karena keterbatasan dana, pemerintah daerah menghadapi kesulitan untuk meningkatkan kondisi jalan. Di sisi lain, permintaan masyarakat akan kondisi jalan yang baik sangat tinggi. Untuk menjembatani permintaan masyarakat dan keterbatasan dana pemerintah tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Kuningan meluncurkan Program Pembangunan Jalan Bersama Masyarakat (PJBM). Maksud dan tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan tingkat partispasi masyarakat dalam program PJBM. Penelitian ini juga mengidentiflkasi faktor apa saja yang mempengaruhi keterlibatan masyarakat dalam program PJBM. Penelitian telah dilaksanakan melalui metode kuantitatif dan kualitatif di dua kecamatan yang menjadi sampel penelitian. Data yang diperoleh melalui metode kuantitatif kemudian diklasifikasi dan dianalis menggunakan tes Chi- Kuadrat. Analisis kualitatif dilakukan dengan wawancara terhadap responden dari unsur pemerintahan, tokoh masyarakat dan beberapa anggota masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat di dua kecamatan tidak menunjukan perbedaan persepsi terhadap pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan. Sebagian besar responden menyatakan bahwa keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan sangatlah penting. Ada peningkatan kesadaran dari pemerintah daerah untuk menggunakan pendekatan partisipasi di dalam proses pembangunan. Masyarakat dilibatkan dalam proses perencanaan untuk memutuskan program apa yang masyarakat butuhkan. Tetapi fakta di lapangan menunjukkan bahwa proyek pembangunan masih terfokus kepada hasil, bagaimana menjalankan proyek dengan baik tetapi kurang memperhatikan proses keterlibatan masyarakat itu sendiri di dalam pembangunan. Dapat dikatakan bahwa proyek menggunan partisipasi sebagai alat. Masyarakat terlibat dalam proses perencanaan walaupun perannya sangat terbatas pada penyampaian usulan, tetapi inisiatif dan pengambilan keputusan masih didominasi oleh tokoh masyarakat. Dalam proses pelaksanaan program, partisipasi terlihat sebagai mobilisasi massa untuk melaksanakan gotong royong dan pengumpulan uang atau material. Keterlibatan masyarakat dalam program disebabkan oleh beberapa faktor. Berdasarkan hasil analisis, perbedaan bentuk dan tingkat partisipasi disebabkan oleh faktor sosial-ekonomi seperti gender, tingkat pendidikan, pendapatan, dan lokasi dimana masyarakat tinggal. Selain itu motivasi individu juga mempengaruhi tingkat partisipasi. Keyword: Partisipasi masyarakati, infrastruktur jalan, gotong royong

Road is one important infrastructure to support socio-economic activities and increase accesibility. Due to lack of government budget, local government had problem to improve its infrastructure. The other side, community highly desired to have better condition of road infrastructure. To bridge gap between community demand and limited government budget, local government launched the PJBM Program The purpose of this research is to describe community participation in the PJBM program. This research also identified which factors influencing community participation in the program. The research had conducted through quantitative and qualitative method in two sub-districts. . The quantitative data obtained from survey were categorized and analyzed using Chi-Square Test for Independence. The qualitative approach was done by doing in depth interview with key respondents fix)m government, community leaders as well as community members. The result shows that the communities in the two sub-districts have no different perceptions towards the importance of their involvement in the process of city development. Most of the respondents in both sub-districts stated that the involvement of the community in each development process is very important. There is a growing awareness of participatory approach to development in government agency. People involved in planning process to decide programs related with their own needs to improve the quality of the development result. In fact, the project stills focus on the result, how to run the project well and less attention on the process of involvement of people in the development process. It can be said that the project used the participation as means. The community involved in planning process for development although communities have limited roles just in giving ideas but ideas and decision making were still dominated by community leaders. In the implementation stage, the participation seem as mobilize society to do gotong royong (communal work) and money or material sharing. The involvement community in the project is caused by some factors. According to analysis result, the difference of participation type and level is also caused by socio-economic factors such as gender, education level, and income as well as location where the community lives. Beside of that, individual motivation also causes the quality of participation. Keyword: Community participationt, road infrastructure, gotong royong

Kata Kunci : Partisipasi masyarakat,Infrastruktur jalan,Gotong royong

  1. S2_FTK_2008_Rizki_Subagdja_-_Abstract.pdf  
  2. S2_FTK_2008_Rizki_Subagdja_-_Bibliography.pdf  
  3. S2_FTK_2008_Rizki_Subagdja_-_Tableofcontent.pdf  
  4. S2_FTK_2008_Rizki_Subagdja_-_Title.pdf