Laporkan Masalah

Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan individu menjadi plasma kemitraan ayam ras potong dan implikasinya pada penggunaan lahan di pedesaan :: Studi kasus Kabupaten Sleman

HAMID, Ibrahim, Dr. R. Rijanta, M.Sc

2008 | Tesis | S2 MPKD

Tingkat pertumbuhan populasi ayam ras potong (broiler) di Kabupaten Sleman dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2007 cukup tinggi dibandingkan jenis ternak unggas maupun dengan jenis ternak lainnya, yaitu mencapai 326,87%. Pertumbuhan ini mempengaruhi tata guna lahan karena untuk kepadatan 10 ekor ayam membutuhkan sedikitnya lahan kandang seluas satu meter persegi. Data tahun 2007 menunjukkan bahwa 75,49% dari populasi 3.436.250 ekor atau sebesar 2.540.100 ekor ayam ras potong adalah jumlah dari populasi ayam ras yang mengikuti kerjasama kemitraan pola inti-plasma. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan individu menjadi plasma kemitraan ayam ras potong pola inti-plasma dan implikasinya pada lahan di perdesaan. Wilayah penelitian di perdesaan dibagi menjadi desa urban dan desa rural untuk melihat apakah pengambilan keputusan individu plasma juga dipengaruhi oleh kedua wilayah desa tersebut. Penelitian dimulai dari teori-teori kemudian diuji di lapangan. Lokasi penelitian berjumlah 10 kecamatan dari 17 kecamatan yang ada. Data primer diperoleh melalui kuesioner kepada 61 responden yang merupakan jumlah dari 30 responden desa urban dan 31 responden desa rural yang dilakukan berdasarkan pengambilan sampel dengan cara Purposive Sampling. Hasil kuesioner dianalisis dengan teknik analisis tabulasi silang (cross tabs) dengan menggunakan sistem pengolahan data statistik SPSS (Statistical Package for Social Sciences) versi 15.0. Uji ketergantungan ditentukan melalui uji Chi-Square yang dilakukan untuk mengamati ada tidaknya hubungan antara dua variabel (baris dan kolom). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan individu menjadi plasma kemitraan dengan pola inti-plasma adalah (1) faktor internal dipengaruhi oleh: umur (usia) terjadi di desa urban tetapi tidak terjadi di desa rural, faktor ekonomi dan faktor sifat kosmopolitan yang dilakukan dengan cara berdiskusi dengan plasma kemitraan; (2) faktor eksternal, yaitu: pengaruh penyuluhan yang dilakukan oleh petugas dari perusahaan inti; (3) faktor aksesibilitas dimana terdapat kemudahan dalam mengakses sarana produksi serta kemudahan dalam pemasaran hasil produksi. Dalam perspektif wilayah desa urban dan desa rural, faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan menjadi plasma kemitraan ayam ras potong berimplikasi pada penggunaan lahan pertanian produktif terutama di wilayah desa urban. Penggunaan lahan untuk kemitraan ayam ras potong yang terdapat di wilayah desa urban berupa sawah produktif 83,30%, tegalan 10%, dan lahan pekarangan serta kebun masing-masing 3,30%, sedangkan di desa rural penggunaan lahan sawah produktif mencapai 54,80%, lahan pekarangan 25,80%, lahan tegalan serta kebun masing-masing 9,70%. Dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi, peningkatan jumlah populasi ayam ras akan bersaing dengan kebutuhan lahan pertanian dan tempat tinggal penduduk yang berpotensi menimbulkan konflik. Berdasarkan temuan tersebut direkomendasikan pada pihak-pihak yang terkait dengan masalah-masalah yang ada bahwa perlu dilakukan upaya pencegahan dan pengendalian penggunaan lahan-lahan pertanian produktif untuk kegiatan usaha peternakan ayam ras potong dengan merencanakan suatu kawasan industri peternakan yang terpadu dan berwawasan lingkungan.

From 2003 to 2007, the population growth of broiler chickens in Sleman Regency from was much higher than the population growth of poultry breeder and other livestock. Further, such growth will effect on land use since it needs at least 1 m2 for 10 chickens to inhabit in the chicken coop. Data in 2007 shown that 75,49% of the 3.436.250 chickens population (2.540.100 broiler chickens) is under partnership program of nucleus-plasma. The research aims to identify the determinant factors influenced individual decision to be involved in partnership program of nucleus-plasma on rural area. The reseach area in rural devided into two area, consist of rural and uban area to find the impact of both area to individual decision. The research starts on testifying theories. The locus of the research is 10 sub districts from 17 sub districts existed. Primary data were collected from 61 respondents who are 30 urban area respondents and 31 rural area respondents taken from purposive sampling. The questionnaire result analyzed by cross tabs technique by using SPSS statistical supervision 15.0 versions. The dependency test by Chi Square conducted to identify the relation between two variables (rows and columns). The research result shows that the determinant factors influenced individual decision to gather in partnership program of nucleus-plasma on urban-rural area are: (1) internal factors induced by age especially in urban area but not in rural area, economics and cosmopolitan characteristic factors, (2) external factor that is the influence of implementer plant’s guiding and (3) accessibility factors influenced the access to production infrastructure and production marketing. In urban and rural area perspective the factors influenced individual decision to be involved in partnership program of nucleus-plasma of broiler chickens program have implicated to determinated gthe productive of farming landuse especially in urban area. The land use for partnership cooperation located in urban village is productive land (83,30%), dry land cultivation 10%, dry land and garden generally 3,30% for each, meanwhile in the rural area the land use of productive land was 54,80%., dry land garden of 25,80%, the dry land cultivation and garden of 9,70% each. This high growth population of broiler chickens will compete with agriculture needs and housings so that it will stimulate landuse conflict amongst the importance. The researcher recommends to prevent and to control land use of productive land for poultry breeder activities. There is aneed for integrated site/ location for environmentally-friendly poultry breeder industrial activity.

Kata Kunci : ayam ras potong, keputusan individu, desa urban-rural, guna lahan, Broiler Chickens, Individual decision, Rural-Urban Area, Landuse


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.