Laporkan Masalah

Environmental management system in Muncar fisheries landing port

LESMANA, Andry, Ir. Bakti Setiawan, M.A., Ph.D

2008 | Tesis | S2 MPKD

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keinginan perusahaan pengelolaan ikan di didalam menerapkan sistem pengendalian lingkungan di daerah pelabuhan muncar dalam perannya menciptakan areal industri pengolahan ikan yang ramah lingkungan. Penelitian ini bermanfaat sebagai dokumentasi dan wacana didalam penerapan rencana tata ruang wilayah keterkaitan dengan perencanaan wilayah pesisir Kabupaten Banyuwangi terutama zone industri perikanan Muncar, untuk lahan peruntukan industri menuju pengembangan industri perikanan yang maju dan ramah lingkungan. Penelitian dilakukan dengan melakukan survey kondisi lingkungan di Muncar dan kondisi beberapa industri pengolahan ikan di daerah pendaratan ikan Muncar, Banyuwangi terhadap sistem pengendalian lingkungan. Data primer didapat dengan melakukan questionnaires dan open ended questions terhadap beberapa responden. Melibatkan responden dari semua perusahaan coldstorage dan pengalengan ikan dengan jumlah 29 orang responden, mereka adalah pemilik atau pemegang tanggung jawab di perusahaan. Penelitian juga melibatkan responden dari instansi pemerintah terkait. Data sekunder diperoleh dari jurnal, majalah atau koran, website dan dari sumber-sumber lain yang mendukung. Datadata dianalisa dengan mengunakan analisa kualitatif dan kuantitatif untuk mencari pemicu keinginan perusahaan pengelolah ikan dalam usaha menerapkan system pengendalian lingkungan di dalam perusahaannya. Dari hasil penelitian diperoleh keadaan pelabuhan pendaratan ikan yang tercemar yang ditengarai akibat banyaknya perusahaan ikan. Dimana limbah yang mereka hasilkan kurang mendapat pengelolahan yang benar sehingga berkesan perusahaan perikanan di Muncar kurang peduli terhadap lingkungan sekitar. Sistem pengendalian lingkungan di Muncar terutama di perusahaan perikanan kurang mendapat respon dikarenakan terfokus dan mengutamakan kualitas produksi sebagai prasyarat produksi perikanan, meskipun tata cara untuk mengendalikan lingkungan di perusahaan sudah di dokumen-kan. Ini lebih disebabkan jumlah produksi ikan dari laut melimpah di musim-musim tertentu. Keinginan perusahaan perikanan untuk memenuhi standar sistem pengendalian lingkungan masih banyak menjadi pertimbangan, meski produk ekspor ke negara tertentu mensyaratkan ISO 14001, tapi masih sebatas keinginan bagi perusahaan dengan alasan biaya, dan proses penerapannya yang sulit. Pemerintah dalam hal ini hanya memberikan masukan saja dalam penerapan standar pengendalian lingkungan seperti ISO 14001 karena standar seperti ISO 14001 tidak bisa melibatkan pemerintah. Pemerintah daerah dalam hal pengendalian dan pengelolahan lingkungan di daerah Muncar murujuk pada peraturan dan tugas pokok yang sudah ada dan di terapkan berdasarkan kesepakan bersama. Pengendalian lingkungan di Muncar sangat diperlukan untuk meningkatkan citra produksi perikanan yang berkesan kumuh dan tercemar. Pemerintah bersama dengan pengelolah hasil perikanan atau industri di Muncar berusaha untuk mencari solusi yang terbaik untuk mengurangi produksi perikanan yang mencemari lingkungan. Sistem pengendalian lingkungan di perusahaan diharapkan bisa diterapkan untuk mengelolah lingkungan di perusahaan itu sendiri, sedangkan untuk pengendalian lingkungan di daerah industri Muncar bisa dilakukan dengan pengelolaan terpadu diantaranya pembuatan limbah terpadu untuk mengurangi pencemaran

Not Available

Kata Kunci : Sistem pengendalian lingkungan,Zone industri perikanan,Standar internasional


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.