The Effectiveness of manpower training program in Japan for people in Mataram town from the viewpoint of job creation
ASBANU, Imelda Katharina, Prof. Yonosuke Hara, Ph.D
2008 | Tesis | S2 MPKDPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program pelatihan tenaga kerja ke Jepang berdasarkan 3 criteria: (1) kerja mandiri dan penciptaan lapangan kerja, (2) peningkatan skill, dan (3) perubahan pendapatan. Penelitian ini mengambil lokasi di Kabupaten Lombok Barat (termasuk Kota Mataram), Provinsi Nusa Tenggara Barat. Alat pengumpulan data yang dipergunakan adalah kuesioner dan interview. Metode analisa yang dipergunakan adalah metode deskriptif, sedangkan untuk mengetahui perubahan pendapatan dipergunakan uji statistik yaitu uji beda dua mean dengan tingkat kepercayaan 95% . Sasaran penelitian adalah mantan peserta pelatihan periode pemberangkatan tahun 1997, 1999, dan 2000 sebanyak 54 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan kriteria ‘kerja mandiri dan penciptaan lapangan kerja’, pelatihan tenaga kerja ke Jepang sudah efektif karena memberikan dampak positif bagi ketenagakerjaan melalui menurunnya proporsi penganggur diantara responden. Berdasarkan kriteria ‘peningkatan skill’, pelatihan tenaga kerja belum memberikan hasil yang diharapkan. Ini terjadi karena adanya gap antara skill yang diharapkan oleh peserta pelatihan dengan skill yang diberikan dalam pelatihan. Skill yang diperoleh dalam pelatihan belum mampu meningatkan skill yang ada, atau skill tersebut belum mampu untuk mengembangkan pekerjaan yang responden tekuni saat ini. Bagaimanapun juga, pelatihan tenaga kerja ke Jepang ternyata mampu untuk memberikan peningkatan pendapatan bagi responden. Selisih rata-rata upah bulanan sebelum dan sesudah pelatihan sebesar 33.53%. Berdasarkan hasil penelitian, untuk lebih meningkatkan efektivitas pelatihan tenaga kerja ke Jepang, maka diberikan beberapa rekomendasi: (1) rekruitment peserta pelatihan difokuskan pada peserta yang memiliki keinginan berwirausaha, (2) pemberian tipe skill dalam pelatihan hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan daerah/negara pengirim, (3) ada kerjasama yang harmonis antara pemerintah daerah dan pusat, antara pemerintah dengan lembaga pendidikan, dan dunia usaha, dan (4) adanya pelatihan skill tambahan di daerah pasca pelatihan di Jepang yang mengarah kepada kewirausahaan.
One reason of increasing unemployment in Lombok Barat Regency (LBR) may be the low quality of the labor force. To address this problem and to encourage entrepreneurship, the government of LBR has implemented the Overseas Manpower Training (OMT) Program in Japan under the cooperation of the Indonesian Government and the Association for International Manpower Development of Medium and Small Enterprises (IMM Japan). The purpose of this study was to evaluate the effectiveness of the OMT program by surveying former participants living in LBR, according to three criteria: self-employment and job creation, gain in skills and change in income. The study found that the share of respondents who had a job after the OMT program increased from 39% to 69%. From 37 respondents who had a job after the OMT program, 28 respondents became self-employed and 19 of these created a new job/business. The respondents acquired new skills in the OMT program and additional skills from Japanese friends, of which the latter were more applicable in creating jobs in LBR. The OMT program increased income among respondents by 33.53%. Evaluation results of the OMT program using these three criteria are that the OMT program is able to decrease the unemployed proportion of respondents, provide local job opportunities particularly in the informal sector, deliver new skills to respondents to become competent and proficient in the work place, and increase work productivity and income
Kata Kunci : Penciptaan lapangan kerja,Pengangguran,Skill,Pendapatan, Job creation, unemployment, skill, income