Laporkan Masalah

Pertumbuhan dan nilai gizi tanaman caisim (Brassica chinensis L.) dengan pemberian pupuk fosfor dan urin sapi

SUTARYONO, Mohammad, Dr. Diah Rachmawati, M.Si

2008 | Tesis | S2 Biologi

Caisim (Brassica chinensis L.) merupakan tanaman sayur yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan nilai gizi yang cukup lengkap. Urin sapi merupakan pupuk organik cair yang memiliki kandungan hara yang lebih tinggi dari kotoran padat, sehingga aplikasinya lebih efisien. Pupuk fosfor dapat meningkatkan penyerapan unsur hara serta digunakan sebagai pupuk dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pemberian kombinasi fosfor dan urin sapi terhadap pertumbuhan dan nilai gizi tanaman caisim. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor, yaitu pupuk fosfor dan urin sapi. Faktor pertama pupuk fosfor dengan 4 aras yaitu 0,00 (kontrol), 0,25, 0,50 dan 0,75 g / polibag. Faktor kedua pupuk urin sapi dengan 4 aras yaitu 0,00 (kontrol), 1,25, 2,50 dan 3,75 ml / polibag. Masing-masing kombinasi perlakuan dengan 6 ulangan. Caisim ditanam selama 32 hari. Parameter pertumbuhan yang diamati adalah jumlah daun, lebar daun, panjang tangkai dan helaian daun berat segar dan berat kering tajuk, berat segar dan berat kering akar, rasio akar tajuk, kadar klorofil a, klorofil b, klorofil total, kadar air dan nilai gizi (serat kasar, kadar abu dan kadar kalsium). Data yang diperoleh dianalisis dengan Anova dan untuk mengetahui perlakuan yang berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan􀂶s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf uji 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk fosfor dan urin sapi secara tunggal serta kombinasi keduanya meningkatkan pertumbuhan tanaman, sedangkan nilai gizi meningkat hanya dengan pemberian fosfor. Pertumbuhan yang baik untuk tanaman caisim diperoleh dengan dosis pupuk fosfor 0,25 – 0,50 g / polibag dan urin sapi 1,25 – 2,50 ml / polibag.

Caisim (Brassica chinensis L.) is one of vegetable plants which has high economical and complete nutritional values. Cow urine is an organic liquid fertilizer which contain more nutrient compared to manure, so it can be applied efficiently. Phosphorus fertilizer can increase nutrient uptake and normally used as base fertilizer. This research was aimed to know and analyze the effect of phosphorus and cow urine fertilizers on growth and nutritional values of caisim. This research was performed using Complete Random Design (CRD) with 2 factors. The first factor was phosphorus fertilizer with 4 levels, i.e. 0.00 (control), 0.25, 0.50, and 0.75 g / polybag. The second factor was cow urine fertilizer with 4 levels, i.e. 0.00 (control), 1.25, 2.50 and 3.75 ml / polybag. Six replication were made for each combination treatment. Caisim was planted for 32 days. The growth parameters observed include leaf number, leaf width, stalk length and leaf sheets, fresh weight and dry weight of shoot, fresh weight and dry weight of root, root-shoot ratio, water contents, chlorophyll a, chlorophyll b, total chlorophyll content, and nutritional values (dietary fiber, ash content and calcium content). The data were analyzed by Anova and the difference between means tested using Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at 5% level of significant . The results of this research showed that phosphorus or cow urine treatment or combination of phosphorus and cow urine increased plant growth. phosphorus were applied as a single treatment increased the nutritional values of caisim but cow urine applied as a single treatment or combined with phosphorus were not significanly increased the nutritional values of caisim. Caisim growth the optimum dose range of phosphorus is 0.25 - 0.50 g / polybag and cow urine is 1.25 - 2.50 ml / polybag.

Kata Kunci : Caisim,Pupuk urin sapi,Pupuk fosfor,Nilai gizi, cow urine fertilizer, phosphorus fertilizer, growth, nutritional values


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.