Laporkan Masalah

Keragaman fenotip plantlet anggrek bulan putih Phalaenopsis amabilis (L.) Blume hasil iradiasi sinar gamma

SETIAWAN, Sigit, Dr. Endang Semiarti, M.S., M.Sc

2008 | Tesis | S2 Biologi

Mutan/organisme abnormal dapat digunakan untuk mempelajari fungsi gen dan sistim regulasinya pada suatu makluk hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan mutan-mutan dari P. amabilis hasil iradiasi sinar gamma dan mengetahui pengaruhnya terhadap fenotip plantlet. Metode yang dipakai adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Pengelompokan mutan didasarkan pada karakter yang menonjol dan bersifat tetap. Iradiasi sinar gamma menimbulkan keragaman pada karakter bangun daun, ujung daun, tepi daun, permukaan daun, daging daun, arah tumbuh batang, dan morfologi akar. Dosis 25 Gray merupakan dosis terbaik untuk menciptakan keragaman fenotip pada plantlet P. amabilis. Keragamannya meliputi 7 tipe bangun daun (jorong/ovalis-memanjang/oblongus=52,73%, laset/lanceolatus=37,27%, bulat/orbicularis=6,36%, jantung terbalik/obcordatus=0,68%, seperti terompet/trumpet-like=2,05%, dan asimetri/asymmetry=0,91%), 5 tipe ujung daun (terbelah/retusus=75%, runcing/acutus=20,91%, meruncing/acuminatus=2,27%, tumpul/obtusus=1,36%, dan membulat/rotundatus=0,45%), 3 tipe tepi daun (rata/integer=85,68%, berombak/repandus=11,36%, dan keriting/curly=2,95%), 3 tipe permukaan daun (licin/laevis=75%, kasap/scaber=17,05% dan berkerut/rugosus=7,95%), 2 tipe daging daun (berdaging/carnosus=85,45% dan berdaging sangat tebal=14,55%), 2 tipe arah tumbuh batang (tegak lurus/erectus=94,79% dan menyerong/ascendens=5,21%), serta 4 tipe morfologi akar (halus/smooth=71,21%, berpilin/spiral=8,51%, kisut/wrinkled=12,06%, dan gembung/swollen=8,16%). Hasil seleksi dari mutan-mutan P. amabilis didapatkan 5 kelompok mutan yang memiliki stabilitas genetik tinggi, yaitu: mutan berdaun lanset (pa01), mutan berdaun bulat (pa02), mutan berdaun terompet (pa03), mutan berdaun kasap (pa04), dan mutan berkerut (pa05). Kelompok mutan ini diharapkan dapat dipakai sebagai bahan tanaman untuk mempelajari fungsi gen pada anggrek bulan putih P. amabilis.

Mutants can be used as tools for studying gene functions and genetic regulation. The aim is to create a mutant’s pool of P. amabilis using gamma ray irradiation. Descriptive qualitative and quantitative method were used to characterize the phenotype of irradiated P. amabilis plants. The results showed phenotypic diversity in leaf shape, leaf tip, leaf margin, leaf surface, leaf flesh, direction of stem, and root morphology. Dose of 25 Gray is the best choice to create phenotypic diversity in P. amabilis. Leaf shapes are ovalis-oblongus (52,73%), lanceolatus (37,27%), orbicularis (6,36%), obcordatus (0,68%), trumpet-like (2,05%), and asymmetry (0,91%). Leaf tip are retusus (75%), acutus (20,91%), acuminatus (2,27%), obtusus (1,36%), and rotundatus (0,45%). Leaf margin are integer (85,68%), repandus (11,36%) and curly (2,95%). Leaf surface are laevis (75%), scaber(17,05%) and rugosus (7,95%). Leaf flesh are carnosus (85,45%) and more than carnosus (14,55%). Direction of stem are erectus (94,79%) and ascendens (5,21%). Root morphology are smooth (71,21%), spiral (8,51%), wrinkled (12,06%), and swollen (8,16%). Mutant’s pool have been obtained and put into 5 groups, namely lanceolatus mutant (pa01), orbicularis mutant (pa02), trumpet-like mutant (pa03), scaber mutant (pa04), and rugosus mutant (pa05). This mutants can be used to studying gene functions and genetic regulation in white moth orchid P. amabilis.

Kata Kunci : Mutan,Sinar gamma,Fenotip,Phalaenopsis amabilis, mutant, gamma rays, phenotype, Phalaenopsis amabilis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.