Laporkan Masalah

Respon fisiologis tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill. cv. Tomat Kaliurang) terhadap aplikasi pupuk NPK dan paklobutrazol

WIDAYANTA, Edy, Dr. Kumala Dewi, M.Sc.St

2008 | Tesis | S2 Biologi

Tanaman tomat kultivar Kaliurang (Lycopersicum esculentum Mill, cv. Tomat Kaliurang) mempunyai keungulan produksi buah tinggi, tahan penyakit layu bakteri, dan mampu hidup pada dataran rendah sampai dataran tinggi. Namun demikian belum ada kajian mengenai faktor - faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan produksi buah tomat. Aplikasi pupuk NPK umum dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan, sedangkan paklobutrazol (yang merupakan zat penghambat pertumbuhan) diketahui dapat mempercepat pembentukan buah dan meningkatkan produksi buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respon fisiologis tanaman tomat yang diperlakukan dengan pupuk NPK dan paklobutrazol. Biji tomat diperoleh dari Balai Pembenihan Hortikultura Ngipiksari di Kaliurang, Yogyakarta. Rancangan percobaan adalah rancangan faktorial 3 x 4 yang disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL). Faktor pertama adalah aplikasi pupuk NPK (15 : 15 : 15), terdiri dari 3 aras yaitu tanpa pupuk (PUo), pemberian pupuk sebanyak 1 g / tanaman (PU1), dan sebanyak 2 g / tanaman (PU2). Faktor kedua adalah variasi konsentrasi paklobutrazol yang terdiri 4 aras yaitu, tanpa paklobutrazol (PBZo), pemberian paklobutrazol dengan konsentrasi 20 μM (PBZ1), 40μM (PBZ2), dan 60 μM (PBZ3). Masing – masing kombinasi perlakuan dengan 5 ulangan. Parameter yang digunakan untuk mengevaluasi respon fisiologis tanaman tomat terhadap aplikasi pupuk NPK (15 : 15 : 15) dan paklobutrazol adalah tinggi tanaman, kandungan klorofil daun, kecepatan pembungaan, produksi buah, kandungan gula total, kandungan vitamin C buah, dan ketebalan jaringan penyususn batang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA, apabila ada beda nyata antar perlakuaan dilanjutkan dengan uji DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi paklobutrazol dapat menekan tinggi tanaman, jika paklobutrazol dikombinasi dengan pupuk NPK penghambatan tinggi tanaman oleh paklobutrazol menjadi berkurang efektifitasnya. Aplikasi paklobutrazol 20 μM atau 40 μM dan pupuk NPK (15 : 15 : 15) 1 g / polybag atau 2 g / polybag dapat meningkatkan kandungan klorofil total, mempercepat waktu pembungaan, meningkatkan produksi buah, kandungan gula total pada buah, dan kandungan vitamin C. Aplikasi paklobutrazol 20 μM dapat meningkatkan ketebalan jaringan penyusun batang tomat.

Tomato plant of Kaliurang cultivar (Lycopersicum esculentum Mill. cv. Tomat Kaliurang) shows superiority due to its high fruit yield, resistant of bacterial wilt disease and able to survive on lowland up to highland. However, there are still limited literatures about factors which influence tomato growth and fruit yield. Application of NPK fertilizer is usually done to increase the growth, whereas paclobutrazol (as growth retardant) is commonly applied to increase fruit formation and fruit yield. The purposes of this research are to evaluate the physiological respons of tomato plant treated with NPK fertilizer and paclobutrazol. Tomato seeds were obtained from holticulture seed center, Ngipiksari, Kaliurang, Yogyakarta. The experiment design was factorial 3 x 4 that arranged into Complete Randomized Design. The first factor is application of NPK fertilizer (15:15:15), which consist of 3 levels, 0 g / plant (control), 1 g / plant, and 2 g / plant. Second factor is variation of paclobutrazol concentration, which consist of 4 levels 0 μM (control), 20 μM, 40 μM, and 60 μM. For each treatment combination 5 replicates were used. Growth parameter that are used to evaluate physiological respond of tomato plant on the application of NPK fertilizer and paclobutrazol are days to flowering, plant height, chlorophyll content, the thickness of stem vascular tissue, total sugar and vitamin C contents in the fruit. The data were analyzed using ANOVA, if there are significant difference among treatments then continued by DMRT 5% test. The results of this research showed that application of paclobutrazol tend to suppress plant high, if paclobutrazol is combined with NPK fertilizer, the effectiveness of paclobutrazol in reducing growth become less. Application of paclobutrazol 20 μM or 40 μM combined with NPK fertilizer of 1 g / polybag or 2 g / polybag increased total chlorophyll content, promote flowering time, increased fruit production as well as total sugar and vitamin C content in the fruits. In addition paclobutrazol application of 20 μM increased the thickness of vascular tissues in the stem.

Kata Kunci : Lycopersicum esculentum,Pupuk NPK,Paklobutrazol,Pembungaan, Lycopersicum esculentum, NPK fertilizer, paclobutrazol, flowering.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.