Autentikasi citra digital dengan menggunakan transformasi integer
WIBAWA, Helmie Arif, Drs. Agus Harjoko, M.Sc., Ph.D
2008 | Tesis | S2 Ilmu KomputerSkema reversible watermarking banyak digunakan untuk menjaga keautentikan citra digital. Sebagai salah satu metode dalam reversible watermarking, metode transformasi integer mempunyai kemampuan untuk mengembalikan citra asli setelah proses pengekstraksian watermark dari citra ter-watermarknya. Sedangkan kemampuan untuk mendapatkan kembali citra semula, sangat dibutuhkan pada suatu aplikasi yang membutuhkan sensitifitas tinggi. Dalam penelitian ini membahas metode transformasi integer untuk keperluan autentikasi citra berwarna dengan memanfaatkan salah satu layer warna atau ketiga layer warnanya sekaligus. Tujuannya adalah untuk menjaga keautentikan citra digital. Langkah yang dilakukan adalah dengan menyisipkan suatu nilai hash dari citra tersebut sebagai payload ke dalam LSB dari pasangan piksel yang bisa disisipi. Nilai hash tersebut dihasilkan dengan menggunakan fungsi SHA-256. Dimana untuk memeriksa keautentikan citra, maka payload yang tertanam akan diekstrak dan citra di-recovery menjadi citra asli seperti sedia kala. Kemudian nilai hash citra yang di-recovery akan dibandingkan dengan payload hasil pengekstrakan.
Reversible watermarking schema has been widely used to digital image authentication. As a subset of reversible watermarking schema, integer transform method enables the recovery of the original image, after the watermark extracted form watermarked image. Such reversibility to get back unwatermarked image is highly desired in sensitive imagery. This research discuss about integer transform method for color image autentication by using one color layer or three color layer. The purpose is to verify the authenticity of digital image. Hash value of the whole image is embedded in the least significant bits of embedable pixels. SHA-256 function is used to produce the hash value. For authentication purpose, the payload will be extracted and the original image will be recovered. Then the hash value of the recovered image will be compared with the extracted payload.
Kata Kunci : Autentikasi citra,Metode transformasi integer,Fungsi SHA,256, Image authentication, integer transform method, SHA-256 function