Kajian air kolam pengendapan areal pengolahan batubara terhadap kualitas sungai Berau dan persepsi masyarakat :: Kasus Tambang Batubara di Kabupaten Berau
BUSYAIRI, Muhammad, Dr. M Pramono Hadi, M.Sc
2008 | Tesis | S2 Magister Pengelolaan LingkunganPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan kondisi lingkungan fisik, kimia dan biologi (TSS, Fe, Mn, pH dan Plankton) pada kolam pengendapan dan badan air Sungai Berau pada areal pengolahan batubara (stockpile) dan mengkaji persepsi masyarakat Desa Sembakungan Kabupaten Gunung Tabur dan karyawan perusahaan PT. Berau Coal Site Lati terhadap perubahan kondisi lingkungan akibat pembuangan air kolam pengendapan (settling pond) yang berasal dari areal pengolahan batubara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif, sedangkan pengambilan sampel sebagai data primer menggunakan metode stratified sampling dan purposive sampling. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitas air secara fisik, kimia dan biologi pada kolam pengendapan dan badan air Sungai Berau areal pengolahan batubara, selanjutnya adalah hasil kuisioner pada masyarakat Desa Sembakungan Kecamatan Gunung Tabur dengan jumlah 34 responden dan pada karyawan perusahaan PT. Berau Coal Site Lati berjumlah 27 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kualitas fisik dan kimia pada kolam pengendapan yaitu dengan nilai TSS pada outlet untuk WMP 1 (4 mg/l), WMP 5 (168 mg/l) dan WMP Gabungan (170 mg/l), nilai Fe Total pada outlet WMP 1 (0,37 mg/l), WMP 5 (0,29 mg/l) dan WMP Gabungan (0,27 mg/l), nilai Mn Total pada outlet WMP 1 (0,33 mg/l), WMP 5 (0,79 mg/l) dan WMP Gabungan (0,59 mg/l) dan nilai pH pada outlet WMP 1 (7,58), WMP 5 (7,42) dan WMP Gabungan (7,82). Hasil analisis kualitas fisik dan kimia pada badan air Sungai Berau adalah pada stasiun I sebagai bagian hulu Sungai Berau terhadap areal pengolahan batubara dengan nilai TSS (20 mg/l), Fe (0,06 mg/l), Mn (0,96 mg/l) dan pH (7,66) sedangkan pada Stasiun III sebagai bagian hilir Sungai Berau terhadap areal pengolahan batubara dengan nilai TSS (44 mg/l), Fe (0,30 mg/l), Mn (0,29 mg/l) dan pH (7,28). Kualitas air secara biologi pada stasiun II yaitu untuk outlet badan air WMP 5 dengan indeks keanekaragaman plankton adalah 1,58 dengan kategori tercemar sedang dan untuk outlet badan air WMP Gabungan dengan indeks keanekaragaman plankton adalah 1,55 dengan kategori tercemar sedang. Persepsi masyarakat Desa Sembakungan terhadap kualitas air pada areal pengolahan batubara adalah baik (15 %), cukup baik (50 %) dan jelek (35 %), sedangkan persepsi karyawan PT. Berau Coal Site Lati terhadap kualitas air pada areal pengolahan batubara adalah baik (78 %), cukup baik (15 %) dan jelek (7 %).
This research is held in order to examine the physical, chemical and biological (TSS, Fe, Mn. pH, and plankton) change condition in settling pond and water body of Berau River of stockpile area. Examine the society perception of Sembakung Village, Gunung Tabur District and perception of employee of PT. Berau Coal Site Lati about change of environment condition as consequence of discharge of settling pond that came from stockpile area. This study used descriptive qualitative method, while sample as primary data taken by using stratified sampling and purposive sampling methods. Primary data that used in this research is data quality of water in physical, chemical and biological terms in settling pond and water body of Berau River in stockpile area. The other data was result of questionnaire of people in Sembakungan village, Gunung Tabur district with completely of 34 respondent and 27 employee of PT. Berau Coal Site Lati. This research was indicated that physical and chemical qualities in settling pond were like this following: TSS on outlets to WMP 1, WMP 5, and joint of WMP were 4 mg/l, 168 mg/l, and 170 mg/l, respectively. Total Fe on outlets to WMP 1, WMP 5 and joint of WMP were 0.37 mg/l, 0.29 mg/l and 0.27 mg/l, respectively. Total Mn in outlet to WMP1, WMP 5, and WMP joint were 0.33 mg/l, 0.79 mg/l. and 0.59 mg/l, respectively. pH in outlets WMP 1, WMP 5 and WMP joint were 7.58, 7.42 and 7.82, respectively. The result of physical and chemical quality on water body of Berau River in station I as upper course of the river over stockpile area indicated TSS, Fe, and Mn content of 20 mg/l, 0.06 mg/l, 0.96 mg/l, respectively and pH of 7.66. At station II as lower course of the river, the result indicated TSS, Fe, and Mn content of 44 mg/l, 0.30 mg/l, 0.29 mg/l, respectively and pH of 7.28. Biological quality of the water in station II in outlet WMP 5 with plankton diversity index of 1.58 with category of moderately polluted and in outlet to joint of WMP with diversity index of plankton is 1.55 on the moderately polluted category. Perception of people in Sembakungan village to water quality in coal stockpile area was good (15%), moderate (50%) and bad (35%). Meanwhile, perception of employee of PT Berau Coal Site Lati on water quality in coal stockpile area was good (78%), moderate (15%) and bad (7%).
Kata Kunci : Kualitas air,Kolam pengendapan,Batubara,Indeks keanekaragaman plankton,Persepsi, water quality, settling pond, coal, plankton diversity index, perception