Laporkan Masalah

Henry A. Kissinger's article on terrorism :: a Critical analysis

RUDIN, Mokhamad Toha, Drs. Djoko Moerdiyanto, M.A

2008 | Tesis | S2 Pengkajian Amerika

Penelitian ini merupakan analysis kritis terhadap artikel Kissinger yang berjudul “America’s Assignment” yang terpublikasikan di majalah mingguan Newsweek 2004. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui dan memaparkan politik luar negeri Amerika Serikat terhadap dunia Islam dan terorisme setelah tumbangnya Uni Soviyet. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan data penilitian bersumberkan dari buku, jurnal, majalah, dan internet. Sedangkan analysis kritis terhadap artikel Kissinger yang berjudul “America’s Assignment” menggunakan model analysis kritis Van Dijk , yaitu analysis linguistik kritis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kissinger mempunyai pandangan Politik Luar Negeri Amerika, yaitu “multilateralist-realist” dan “realist-idealist.” Kissinger merekomendasikan kepada siapapun yang menduduki jabatan presiden Amerika untuk menerapkan kebijakan ini. Dia berargumen bahwa tak ada suatu negara adidaya tunggal di dunia yang dapat mewujudkan “the world order” tanpa melibatkan negara-negara lain. Oleh karena itu Politik Luar Negeri Amerika sebaiknya dilakukan dengan mengedepankan kerjasama internasional di antara negara-negara di dunia dan mengoptimalkan peran PBB. Meskipun Kissinger setuju mengusung demokrasi ke seluruh dunia, khususnya di Iraq dan Dunia Islam, untuk mewujudkan “the new world order” dia menolak kebijakan luar negeri Amerikat Serikat di bawah Walker Bush yang ber sifat Unilateral. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa era setelah tumbangnya Uni Soviyet terjadi konflik ideologi dan budaya antara Islam, khususnya kelompok Islam fundamentalis, dengan globalisasi atau demokratisasi dunia. Konflik baru ini terjadi karena juga dipicu oleh pobia Barat terhadap Islam yang berakar pada konflik Islam-Kristen di abad pertengahan yaitu Perang Salib.

The aim of this study is (1) to conduct a critical analysis of Kissinger’s article “America’s Assignments” on Newsweek 2004, (2) to elaborate US foreign policy toward Islam world and Terrorism after the end of the Cold War. The study employs library research in which the data gathered from books, journal, magazines, and internet. The study also employs Van Dijk’s critical linguistic model for critical analysis of Kissinger’s “America’s Assignment.” The result of the study shows that Kissinger’s “America’s Assignment” reflects both “multilateralist-realist” and “realist-idealist” perspectives for the US foreign policy that the US government should employ. He argues that no single superpower in the world could manage the world order alone without the participants of other world countries. He opposes W. Bush’s unilateral foreign policy toward Iraq though he agrees to “the move toward empire (terrorist) must be halted immediately.” He also argues that bringing democracy into the world, especially Iraq and Muslim worlds, is necessary in order to set up the new world order. The study also shows that after the collapse of the Soviet Union there is a new ideological and cultural conflict between Islam, especially the militant fundamentalist in the fringe of Islam, against the US (Western) globalization or democratization. The new conflict is also generated by the Western phobia toward Islam that can be traced back to the mid-century when the War of Crusade between Islam and Christianity happened.

Kata Kunci : The US Foreign Policy5Realist,Idealist,Multilateralist,Unilateralist, The US Foreign Policy, Realist, Idealist, Multilateralist, Unilateralist


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.