Laporkan Masalah

Moral teachings at home in little women

LI, Huili, Prof. Djuhertati Imam Muhni, MA., Ph.D

2008 | Tesis | S2 Pengkajian Amerika

Thesis ini mempunyai beberapa tujuan dalam penulisannya, yang pertama adalah untuk melihat nilai-nilai moral yang terkandung di dalam novel Little Women yang ditulis oleh Louisa May Alcott, seorang penulis kulit putih. Yang kedua, melalui nilai-nilai moral tersebut, thesis ini bermaksud mempelajari darimana akar nilai moral tersebut sebagai bagian dari nilai-nilai social masyarakat di pertengahan abad 19 sebagaimana tercermin dalam novel ini. Penelitian ini berusaha melacak jejak pengalaman ke empat March bersaudara. Nilai moral yang bisa dipetik dari novel ini antara lain adalah bekerja keras, siap melakukan berbagai kegiatan, perhatian terhadap orang lain, bisa menilai diri sendiri, dan jujur terhadap suara hati. Pada dasarnya moral tersebut merupakan standard nilai moral masyarakat dunia. Nilai moral yang dianut sebuah masyarakat terbentuk melalui kondisi sosial dan tradisi budayanya, dan merupakan kekuatan pendorong maupun factor yang menentukan dalam pembentukan konsep moral ataupun cara hidup masyarakat yang bersangkutan sekaligus memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap seorang penulis. Mengingat bahwa penelitian ini berlandaskan pada studi budaya, maka thesis ini dikerjakan dengan menggunakan perspektif Kajian Amerika (American Studies). Oleh karenanya, teori antar displin diterapkan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap masyarakat dan budaya Amerika pada masa pertengahan abad 19. Untuk itu, disamping pendekatan kesusastraan, pendekatan-pendekatan sejarah, sosiologi, dan budaya juga diterapkan dalam thesis ini. Penelitian yang bersifat kepustakaan digunakan karena seluruh data yang dianalisa adalah data tertulis. Yang menjadi data primer dalam penelitian ini adalah novel Little Women, sementara buku, jurnal, dan bahan-bahan tertulis lainnya termasuk yang diambil dari internet dipergunakan sebagai data sekunder. Ada tiga tahapan dalam studi pustaka yang diterapkan disini yaitu pengumpulan data, pemilihan data, dan analisa data. Penelitian ini juga menggunakan analyticaldescriptive method untuk menganalisa dan menyajikan seluruh data yang ada secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keadaan sosio-kultural masyarakat Amerika pada pertengahan abad 19 merupakan lingkungan awal dan kukuatan pendorong bagi rasa cinta, emosi, dan sekaligus tindakan para tokoh dalam novel. Louisa May Alcott menyampaikan pesan moralnya sejalan dengan kerangka cerita novel yang dia susun. Analisa yang terperinci mengenai budaya Amerika yang disajikan dalam thesis ini mencakup pembaharuan dalam pola pikir sosial―transendentalisme, tradisi sastra, status sosial wanita pada masa itu, dan asal mula keberagamaan dibalik nilai-nilai tersebut. Warisan budaya yang tercermin dalam Little Women masih menyisakan ruang untuk penelitian lebih lanjut mengenai topik ini.

The objective of this thesis is to see the morals taught in the novel Little Women by American white writer Louisa May Alcott. Through these morals it also aims to study the roots of these morals as part of social values as well as the society of mid-19th century mirrored in the novel. This research is an attempt to trace the growing-up experiences of the four March sisters. Morals for life drawn in the thesis are to be dutiful, to be selfless, to be hardworking, to be self-examining and to be true to heart. They are actually not out of internationally universal moral judgment standards. Meanwhile such morals acclaimed by people of a society are shaped by its social conditions and also embodiment of cultural traditions or values, and definitely act as a motive power of society, as a decisive factor in shaping people’s moral conception and way of life, and as a major influence on author. Since the emphasis is on the cultural study, the research is done in the perspective of American Studies. Interdisciplinary theory, therefore, is applied in order to get a closer understanding of the American culture and society in the period. In this case, historical, sociological and cultural approaches are, inevitably, used besides literary approach. Since all the data used in this research are written text, library research methodology is applied. Books, journals, and many written materials, including internet-based materials, are treated as secondary data, while the novel itself is considered as the primary one. There are three steps in this library research, namely, collecting data, selecting data, and analyzing data. The other method used in this research is analytical-descriptive method, by which all the data obtained are analyzed and presented descriptively. The research shows that American socio-cultural situation in the mid-19th century is basic environment and driving force for the characters’ love, emotion as well as behavior. Its writer Louisa May Alcott arranges the novel structure and preaches proper morals also in accordance with that. A detailed analysis of the American culture here includes its social reform thinking — transcendentalism, literary traditions, women’s social status in the time, and the religious origins behind these values. These cultural heritages reflected in Little Women point out the room for further research on this topic.

Kata Kunci : Moral,Masyarakat,Tradisi budaya, Moral, Teaching, Society, Cultural Tradition


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.