Laporkan Masalah

Pembangunan desa dan implikasinya terhadap ketahanan wilayah :: Studi peran perilaku pembangunan di Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Propinsi Maluku

MARUAPEY, Muhamad Husein, Noegroho Amien Soetiarso, SH., M.Si

2008 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Seiring bergulirnya reformasi dan tuntutan demokrasi yang semakin berkembang, maka keterlibatan semua pihak menjadi suatu kebutuhan. Lembaga Pemerintah bukan lagi satu-satunya kekuatan dalam Negara. Akan tetapi Lembaga-lembaga Non Pemerintah seperti Koperasi, Dunia Usaha, LSM, serta organisasi kemasyarakatan lainnya merupakan kekuatan baru dalam menunjang Pelaksanaan Pembangunan Negara saat ini. Keinginan Lembaga-lembaga Non Pemerintah dan Masyarakat untuk berpartisipasi dalam kehidupan kepemerintahan dan pelaksanaan pembangunan semakin tinggi, baik di tingkat Pusat maupun sampai pada Tingkat Desa/Kelurahan. Selain Pemerintah Desa dan Masyarakat sebagai pelaku dalam pembangunan, maka keterlibatan Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) yang merupakan merupakan mitra kerja pemerintah desa, bertugas membantu menyelesaikan permasalahan Politik, Ekonomi, Sosial dan Budaya serta bersamasama dengan Pemerintah Desa dan Masyarakat merencanakan Program Pembangunan Desa. Peran Pelaku Pembangunan di era reformasi ini cenderung mengalami pergeseran. Partisipasi pelaku-pelaku pembangunan sangat diperlukan dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan pada semua aspek kehidupan. Untuk itulah Penulis cenderung melihat permasalahan bagaimana peran LKMD dalam pembangunan desa, bagaimana partisipasi masyarakat desa, bagaimana peran Pemerintah Desa serta bagaimana implikasinya terhadap Ketahanan Wilayah yang diimplementasikan dalam sebuah Tesis dengan Judul “ Pembangunan Desa Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Wilayah( Studi Tentang Peran Pelaku Pembangunan Di Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Propinsi Maluku ) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran LKMD dalam pembangunan desa, untuk mengetahui partisipasi masyarakat desa serta untuk mengetahui peran Pemerintah Desa dalam meningkatkan pelaksanaan pembangunan desa di Kecamatan Salahutu, khususnya di era reformasi. Metode penelitian dengan pendekatan Studi ini merupakan suatu strategi dalam mengetahui penyebab terjadinya suatu masalah dengan teknik pengumpulan data melalui Wawancara, Literatur, Angket serta dokumentasi, selanjutnya data diolah dan dianalisis dengan menggunakan tabel frekwensi. Analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran LKMD sebagai mitra Pemerintah Desa dalam pembangunan desa, keterlibatan masyarakat secara individu maupun kelompok dan Pemerintah Desa sebagai penggerak dan pembina masyarakat dalam pembangunan belum maksimal melakukan perbaikan menuju peningkatan kesejahteraan. Saran yang dapat di sampaikan bahwa perencanaan partisipatif sangat di harapkan dengan konsekwensi diperlukan peningkatan kemampuan dan ketrampilan pengurus LKMD, peran serta respons masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan sangat didambakan, kepemimpinan yang cakap, berwibawa dan diterima oleh masyarakat serta adanya koordinasi dan keterpaduan yang serasi,selaras dan seimbang oleh Pemerintah Desa, LKMD, Masyarakat dan Instansi terkait dalam memecahkan persoalan pembangunan desa.

Along with reformation and democracy demand that is increasingly developed, involvement of all parties is a necessity. Governmental institution is not the only power in a state. However, non governmental institutions such as cooperation, private business, NGO, and other societal organizations are new powers in supporting implementation of state development. Desire of non governmental institutions and people to participate in governmental administration and implementation of development is increasingly higher, either in central level or in lower level such as in village level. Beside village administration and people as actors of development, Village Community Resilience Group (LKMD), which is a working partner of village administrators, has duties to help resolving political, economical, social and cultural problems and together with village administration and people plan Village Development Program. In reformation era, role of development actors tended to shift. Participation of development actors is necessary in planning and implementation of development in all live aspects. Therefore, author tend to see problems of contribution of LKMD in village development, people participation and role of village administration and its implication on Regional Resilience, which is implemented in thesis titled “Village Development and Its Implication on Regional Resilience” (A Study on Role of Development Actors in Salahutu District, Maluku Tengah Regency, Maluku Province). This research has objectives to identify role of LKMD in village development, participation of village people, and role of village administration in improving implementation of village development in Salahutu district in this reformation era. The research method with study approach was a strategy to identify cause of a problem with data collection through interview, literary study, questionnaire, and documentation. Data was processed and analyzed using frequency table. Analysis of the research indicated that role of LKMD as partner of village administration in village development, participation of village people in individual and group levels and role of village administration as driving factors and guide of people in village development have not been optimal in making improvement toward welfare improvement. Suggestion presented is that participative planning is very expected that require improvement in capability and skill of LKMD administrators, people role and response over development implementation, and good, authoritative leadership that is accepted by people as well as harmonious and balanced coordination and integration of Village Administrator, LKMD, people and related institution in resolving problems of village development.

Kata Kunci : Ketahanan wilayah,Kepemimpinan,Pembangunan,Perencanaan,Planning, People Participation, Development, Leadership, Regional Resilience


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.