Laporkan Masalah

Peranan modal sosial (social capital) dalam adopsi teknologi sistem tanam Legowo pada kegiatan Prima Tani di Kabupaten Kupang

BIRE, Adriana, Prof. Dr. Ir. Sunarru Samsi Hariadi, MS

2008 | Tesis | S2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peranan modal sosial dalam adopsi teknologi sistem tanam legowo pada kegiatan primatani, (2) mengetahui pengaruh faktor internal (pendidikan formal, pendidikan non formal, sikap petani terhadap inovasi, motivasi petani) dan faktor eksternal (luas lahan, pendapatan petani, sifat inovasi dan kredibilitas petugas pertanian) terhadap adopsi teknologi sistem tanam legowo pada kegiatan primatani. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Kupang menggunakan metode dasar eksplanasi dengan teknik pelaksanaan survei menggunakan instrumen. Penentuan lokasi penelitian Kecamatan Kupang Tengah pada Desa Noelbaki dan Desa Mata Air dilakukan secara purposive. Dengan kriteria sebagai lokasi kegiatan “Primatani”. Pengambilan sampel petani dilakukan secara sensus yaitu semua petani peserta primatani dari kelompok tani Rindu Sejahtera (Desa Noelbaki) dengan jumlah 23 orang, kelompok tani Usaha Bersama (Desa Noelbaki) jumlah anggota 27 orang dan kelompok tani Dahulu Rasa (Desa Mata Air) 10 orang dengan total 60 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa peranan modal sosial petani dalam adopsi teknonolgi sistem tanam legowo pada kegiatan primatani sedang (53,35%). Sifat inovasi teknologi sistem tanam legowo tinggi (95,96%). Tingkat adopsi teknologi sistem tanam legowo tinggi (94,46%). Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap tingkat adopsi teknologi sistem tanam legowo adalah peranan modal sosial petani dan sifat inovasi teknologi sistem tanam legowo. Sedangkan faktor pendidikan formal, pendidikan non formal, sikap petani, motivasi petani, luas lahan, pendapatan petani dan kredibilitas petugas pertanian tidak berpengaruh nyata.

The purposes of this research are: (1) to know the social capital role in adoption technology system legowo in Primatani activity, (2) to know the influences of internal factor (formal education, informal education, farmer’s attitude towards inovation, motivation of the farmer) and external factor (wide of farm, income of the farmer, various of inovation and the credibility of farm officer) with adoption technology system legowo in Primatani activity. This research held in Kupang regency by using basic method explanation survey technique by using instrument. Determine research location use purposive by taking sample in Noelbaki village and Mata Air village. The sample from the farmerd is trough census is: all of the farmer derived “Primatani”, from group farm “Rindu Sejahtera”(Noelbaki village) with 23 members,Group farm ‘Usaha Bersama” (Noelbaki village) with 27 members and group farm “Dahulu Rasa” with 10 members with achieved 60 respondents. The results of this research indicated that social capital role of the farmer in adoption inovation of technology system legowo in activity Primatani are medium (53,35%). Characteristic inovation of technology system legowo is high (95,96%). Rate adoption technology system legowo is high (94,46%). The factors which influence so real with rate adoption of technology system legowo are capital social role and various inovation of Legowo. While formal education, informal education, attitude of the farmer, motivation of the farmer, wide of farm land, income of farmer, and credibility of farm officer not influence so real.

Kata Kunci : Modal Sosial, adopsi, teknologi legowo, primatani, Social Capital, Adoption, Legowo technology


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.