Optimasi ekstraksi dan penghilangan gum minyak jarak pagar (Jatropha curcas Linn) serta karakterisasinya sebagai biofuel
BATA, Silvester, Dr. Ir. Chusnul Hidayat
2008 | Tesis | S2 Teknologi Hasil PerkebunanTanaman jarak pagar (Jatropha circas Linn) merupakan tanaman biji-bijian yang dapat menghasilkan minyak sebagai bahan bakar nabati untuk mengsubstitusi minyak fosil solar ataupun minyak tanah. Permasalahannya adalah bahan bakar nabati minyak jarak pagar memiliki viskositas yang tinggi sehingga diperlukan metode tertentu untuk menghilangkan gum yang larut maupun tidak larut dalam minyak jarak pagar. Tujuan penelitian ini adalah : (a) menentukan titik optimum pengeringan biji jarak pagar menghasilkan rendemen minyak optimal (b) menghilangkan senyawasenyawa gum dalam minyak jarak pagar (c) menentukan sifat fisik minyak jarak pagar setelah proses degumming (d) mengevaluasi penggunaan minyak jarak pagar sebagai biofuel pada lampu petromax. Pada penelitian ini dievaluasi proses pengeringan biji jarak pagar terhadap rendemen minyak yang dihasilkan dan proses degumming terhadap karakteristik dari minyak jarak pagar. Faktor yang dipelajari untuk pengeringan adalah suhu dan lama pengeringan sedangkan faktor degumming adalah ratio minyak jarak dan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeringan biji jarak pagar kondisi optimum pada suhu 94 oC dan waktu 155 menit menghasilkan minyak 37 %. Analisis statistik varians dan uji tukey (T) menunjukkan bahwa proses degumming sangat signifikan terhadap perubahan sifat fisik yang menurunkan asam lemak bebas, viskositas serta dapat meningkatkan kemampuan difusi minyak jarak pagar sebagai biofuel.
Jatropha plant (Jatropha curcas Linn) is a seed-based plant that is capable for the producing plant-based fuel to substitute fossil-based diesel oil or kerosene. The problem of jatropha oil is that the oil has high viscosity. Therefore, specific method was required to remove soluble and insoluble gum in jatropha oil. The objective of the research was to (a) determine the optimum conditions of jatropha seeds drying to improve jatropha oil yield, (b) remove gum compounds from jatropha oil, (c) determine physical properties of jatropha oil after degumming process, and (d) evaluate jatropha oil as biofuel for lamp (petromax). In this research jatropha seeds drying process and degumming of oil were evaluated in terms of oil yield and the physical characteristics of jatropha oil, respectively. Factors such as temperature, drying period, water-oil ratio were evaluated. The results from statistical variance analysis and Tukey test (T) indicated that degumming process had highly significant effect on physical properties in which it reduced free fatty acids and viscosity, and increased oil diffusion in capilar stove. The optimum drying conditions of jatropha seeds were at the temperature of 94oC for 155 minutes. The yield of extraction was 37%.
Kata Kunci : Jarak pagar,Minyak jarak,Degumming,Biofuel,Jatropha curcas,Jatropha curcas Linn, jatropha oil, degumming, biofuel