Evaluasi kelestarian hutan rakyat berbasis partisipasi masyarakat (Desa Putat, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul)
NURHANDAYANI, Dyah, Prof. Dr. Ir. San Afri Awang, M.Sc
2008 | Tesis | S2 Ilmu KehutananHutan rakyat bermanfaat untuk konservasi tanah dan air. Secara umum hutan rakyat dapat mengatasi masalah banjir, penyediaan bahan baku kayu, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dll. Keberhasilan perkembangan hutan rakyat tidak terlepas dari peranserta masyarakat dan kelompok tani hutan rakyat. Pandangan baru diperkenalkan dalam mengevaluasi keberhasilan pembangunan hutan rakyat melalui partisipasi kelompok tani hutan rakyat. Tujuan penelitian yang pertama adalah analisis interaksi dan partisipasi anggota kelompok tani dalam mengelola hutan rakyat, tujuan kedua merumuskan model evaluasi kelestarian hutan rakyat berbasis partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah evaluasi kualitatif. Lokasi penelitian ditentukan secara se ngaja. Kelompok Tani Hutan Rakyat (KTHR) Ngudisubur II merupakan kelompok yang terpilih, KTHR Ngudisubur II termasuk wilayah Desa Putat, Kecamatan Patuk , Kabupaten Gunung Kidul. Dalam kelompok tersebut dipilih secara acak sederhana, terseleksi 30 petani sebagai responden (24%). Pengumpulan data dilakukan dengan cara; survei, pengamatan, dan diskusi kelompok terfokus atau Focus Group Discussion (FGD). Evaluasi dianalisis dengan pendekatan prinsip, kriteria dan indikator. Penelitian ini menggunakan 4 aspek kelestarian hutan rakyat yaitu; aspek ekologi, kelembagaan, sosial dan ekonomi. Analisa data dilakukan dengan analisa data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) mayoritas anggota KTHR adalah petani, tiap keluarga memiliki 4-5 orang anggota keluarga, dan mereka mencurahkan waktunya sebagai input tenaga untuk meningkatkan produktifitas lahan dan pendapatan keluarga (2) kegiatan berkelompok lebih memotivasi untuk membangun keberhasilan hutan rakyat (3) secara umum model evaluasi kelestarian hutan rakyat telah diuji coba untuk mengetahui keberhasilan kelompok tani hutan rakyat, tetapi masih diperlukan perbaikan (4) untuk mencapai kondisi yang diharapkan menuju kelestarian hutan rakyat yang ideal maka kondisi hutan rakyat yang ada harus tetap dipertahankan dan ditingkatkan agar tetap lestari.
The privately owned forest has benefits for water and soil conservation. In some extent it can also solve the problems of flooding, wood supply, community welfare, etc. The success of privately owned forest (POF) much more depended on community and family role. So far, the success of POF has been evaluated by government. The new perspective is introduced to evaluate the success of POF through forest farmer group participation. The objectives of this research are first, to analyse the group member of farmers in term of interaction and participation; and second to formulate an evaluation model of privately owned forest sustainability based on the community participation perspective. The qualitative evaluation method was used for the research. Research location was selected by purposive approach. The group of forest farmer “Ngudisubur†is selected, it is belong to Putat Village, Sub-District Patuk, Gunung Kidul District. Within the group has been selected 30 farmers as respondens (24%). Data collected through survey, observation, and focus group discussion (FGD). The evaluation is analysed by principle, criteria and indicators approach. There are four aspects of POF sustainability to be used in this research such as ecology, socio-economic, and farmer institution. Qualitative analysis is used in this research. The results of the research showed that: (1) the majority of POF member is farmer, own 4-5 family member, and they spent time as labor inputs to increase the land productivity and family income; (2) the collective action is a spirit for the success of POF; (3) in general model of evaluation for POF sustainability has successful to be tested in the group of forest farmer, but still needed improvement; (4) The expected condition as ideal sustainability has to be reached and the actual condition has to be kept constantly.
Kata Kunci : Hutan rakyat,Evaluasi,Partisipasi masyarakat,Prinsip,Kriteria dan indikasi, privately owned forest, evaluation, community participation, principle, criteria and indicator