Laporkan Masalah

Analisis kualitas sumber daya manusia penyuluh pertanian guna mendukung tenaga penyuluh di bidang agroindustri di Kabupaten Pacitan

WURIYANTO, Dr. Ir. Didik Purwadi, M.Ec

2008 | Tesis | S2 Teknologi Industri Pertanian

Pertanian sebagai sektor penting dalam perekonomian nasional perlu sumberdaya manusia yang berkualitas. Guna membangun pertanian diperlukan penyuluhan pertanian yang efektif dan efisien. Kabupaten Pacitan yang memiliki12 kecamatan, ± 80 % penduduknya menggantungkan hidupnya dari hasil pertanian. Sejak otonomi daerah diberlakukan berdampak pada penyelenggaraan penyuluhan yang tidak optimal, sehingga kuantitas dan kualitas berbagai produk pertanian merosot tajam. Tujuan penelitian ini adalah memerikan kualitas sumber daya manuasia penyuluh pertanian, menganalisa permasalahan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia penyuluh pertanian, serta memerikan analisis kebutuhan pendidikan dan pelatihan (AKD) yang relevan dengan kebutuhan sumber daya penyuluh pertanian di kabupaten Pacitan. Jenis penelitian adalah diskriptif dengan responden Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan beserta jajarannya, penyuluh pertanian dan ketua kelompok tani beserta anggotanya. Dari hasil penelitian yang dilakukan bahwa kualitas sumber daya penyuluh pertanian di Kabupaten Pacitan dari aspek akademis cukup memadai, namun dari aspek kepuasan petani terhadap kinerja penyuluh pertanian merasa kurang puas. Hal ini disebabkan adanya beberapa permasalahan antara lain permasalahan dalam penyelenggaraan penyuluhan, ketenagaan dan permasalahan dalam sumberdaya penyuluh itu sendiri. Dari hasil analisis kebutuhan diklat yang relevan terdapat permasalahan yang dihadapai adalah (1) apa yang harus diajarkan (materi yang akan diberikan dalam penyuluhan), (2) bagaimana cara mengajarnya (cara memberikan penyuluhan), serta (3) bagaimana untuk mengorganisasi penyuluhan (cara mengorganisasi penyuluhan). Peningkatan kualitas sumberdaya penyuluh pertanian perlu diselaraskan dengan mengakomodasi aspirasi, harapan, kebutuhan, dan potensi serta peran aktif petani dan pelaku usaha pertanian lainnya. Oleh karena itu penyelenggaraan penyuluhan pertanian akan berjalan dengan baik apabila ada persamaan persepsi dan keterpaduan kegiatan antara Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota bahkan sampai ke tingkat Desa dalam satu sistem penyuluhan pertanian yang disepakati bersama dengan melibatkan petani, swasta dan pihak-pihak yang berkepentingan.

Kata Kunci : Penyuluh pertanian,Agroindustri,Kualitas SDM


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.