Penerapan economic order quantity berdasarkan abc indeks kritis untuk pengendalian persediaan obat di instalasi farmasi RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor
HARAHAP, Syafrida, Prof. Dr. Achmad Fudholi, DEA, Apt
2008 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiSalah satu bentuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat adalah melalui rumah sakit. Rumah sakit sebagai unit pelayanan kesehatan yang melakukan berbagai jenis kegiatan, dituntut untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan sesuai dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan. Mutu pelayanan rumah sakit diarahkan pada tingkat kesempurnaan pelayanan yang dapat memenuhi kepuasan pasien sesuai dengan standar profesi yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penerapan metode Economic Order Quantity terhadap nilai persediaan obat dan mengendalikan persediaan obat untuk menjaga keseimbangan permintaan, pengadaan dan waktu penggunaan obat. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi eksperimental tanpa kontrol dengan pengamatan runtun waktu sebelum, selama dan sesudah intervensi. Intervensi dilakukan pada obat klasifikasi A dengan penggunaan dana 75% dari harga pokok penjualan obat. Pengukuran kinerja persediaan dengan tiga indikator, yaitu ITOR, nilai persediaan , dan tingkat pelayanan. Hasil dari pengukuran antara sebelum dan sesudah intervensi dianalisis dengan t-Test. Dari hasil penelitian penerapan Economic Order Quantity ( EOQ) disertai Reorder Point (ROP) pada obat oral dan injeksi kelompok A berdasarkan analisis ABC indeks kritis di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor menunjukkan pengelolaan obat yang lebih efisien dari sebelumnya, pengawasan yang lebih ketat dan terus menerus pada obat kelompok A dapat menurunkan nilai persediaan , meningkatkan Inventory Turn Over Ratio (ITOR) dan menaikkan tingkat layanan resep terhadap pasien.
One forms of public health service is through hospital. Hospital as a unit of health service done any kinds of duty, hospital must improve their service with techonology and science. Quality of hospital service at the end can fullfil customer satisfaction consider to the standarization. This research have purpose to evaluate the applicatian of EOQ methode from inventory value of drugs, to control drug inventory and demands balance, orders and time of medicine usage.This research use quasi eksperimental methode without control with the perception of before, during and after intervention. The intervention done at drugs from classification A with the fund use 75% from cost of good sold drug. Measurements executed from inventory turn over ratio, inventory value, customer service level. Result from measurements between before and after intervence analysed by t-Test. The research result showed that economic order quantity, reorder point in oral and inject drugs classification A through ABC critical indeks analysis at RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor showed that eficiency drug managements can decrease inventory value, increase inventory turn over ratio, and increase customer service level.
Kata Kunci : ABC Indeks Kritis, tingkat layanan, Economic Order Quantity, Reorder Point, Inventory turn over ratio, ABC critical indeks, Service level