Laporkan Masalah

Penyelesaian kredit bermasalah pemberian fasilitas kredit pemilikan rumah pada bank-bank di Kota Samarinda

NANANG, Iskandar, Prof. Dr. Nindyo Pramono, S.H., M.S

2008 | Tesis | S2 Magister Hukum

Penelitian tentang Penyelesaian Kredit Bermasalah Pemberian Fasilitas Kredit Pemilikan Rumah Pada Bank-Bank Di Kota Samarinda bertujuan untuk mengetahui cara penyelesaian kredit bermasalah pada pemberian fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) di Kota Samarinda. Untuk memperoleh data dilakukan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Sampel dalam penelitian lapangan ditentukan secara purposive. Adapun responden dalam penelitian ini adalah 2 pejabat bank di Kota Samarinda dan 14 debittur KPR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredit bermasalah terjadi karena responden debitur tidak mengangsur kredit selama 3-7 bulan yang diakibatkan bertambahnya kebutuhan biaya yang berimbas pada tidak ada lagi sisa gaji untuk mengangsur kredit. Penyelesaian yang ditawarkan pada bank adalah dengan cara pembayaran tunai terhadap tunggakan kredit dan pembayaran selanjutnya dengan cara memotong gaji, serta dengan cara melakukan over kredit terhadap debitur yang tidak sanggup membayar tunai tunggakan kredit yang diikuti dengan pembayaran kredit dengan cara memotong gaji.

The research concerning The Settlement of Problematic Credits on the Granting of House Credits to Banks in Samarinda aimed at discovering the means of handling problematic credits in the delivery of credit facilities of house property in Samarinda. To collect data, library and field research were conducted. The samples in the research were determined on purposive. The respondents included two bank officers in Samarinda city and 14 borrowers of KPR. The result of research showed that problematic credits came up because the borrower respondent did not pay instalment between 3 and 7 months which accumulated the number of instalment and caused the absence of remaining salary to pay the instalment. The solution offered to bank was the cash payment on the unpaid instalment and the next instalment by reducing the salary as well as performing over credit on the borrowers who were not able to pay unpaid instalment in cash followed by paying instalment by reducing the salary.

Kata Kunci : Kredit bermasalah,Kredit pemilikan rumah, problematic credits, credits of house property


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.