Perlindungan hukum terhadap varietas baru tanaman anggrek di Provinsi Papua berdasarkan Undang-undang nomor 29 Tahun 2000
TANGGAHMA, Biloka, Prof. Dr. Nindyo Pramono, S.H., M.S
2008 | Tesis | S2 Magister HukumPenelitian dengan memilih judul Perlindungan Hukum Terhadap Varietas Baru Tanaman Anggrek Di Provinsi Papua Berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui persyaratan apa yang harus dipenuhi untuk mendapat pengakuan hak sebagai penemu varietas baru tanaman anggrek dan untuk mengetahui bagaimana implementasi perlindungan hukum serta kendala -kendala yang dihadapi dalam penegakan hukumnya. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Biak, dengan mengambil sampel sebanyak 15 (lima belas) orang. Pengambilan sampel dilakukan secara non random sampling. Alat yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumen dan pedoman wawancara. Data yang diperoleh dari penelitian pustaka dan penelitian lapangan dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif. Sedangkan metode berfikir induktif dipergunakan untuk merumuskan kesimpulannya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa syarat untuk mendapatkan hak sebagai penemu atas varietas baru tanaman anggrek di Papua, ha ruslah melalui permohonan hak PVT dengan dilengkapi faliditas formalnya agar memperoleh sertifikat PVT dari Kantor PVT di Jakarta, dan implementasi perlindungan hukum bagi penemu varietas baru tanaman anggrek secara implisit antara lain dapat dilihat dalam penerapan Pasal 2, Pasal 4 dan Pasal 71 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000. Namun demikian, bagi penemu varietas baru tanaman anggrek di Papua yang belum memperoleh Sertifikat PVT dapat mempergunakan sarana hukum Pasal 570 dan 1365 KUH Perdata untuk melindungi kepemilikan atas pembudidayaan spesies anggrek tertentu.
Objective of the research of Legal Protection over new variety of orchid in Papua Province based on Law no.29/2000 was to identify requirements that should be fulfilled to get recognition of right as inventor of new orchid variety and implementation of the legal protection as well as obstacles in its legal enforcement. This research was done in Jayapura district, Merauke district and Biak district by taking sample of 15 persons. Sample was taken using non random sampling method. Documentary study and interview guide were used in this research. Data obtained from literary study and field study was analyzed using qualitative method. In addition, inductive reasoning method was used to formulation conclusion. Result of the research indicated that requirement to get right as investor of new orchid variety in Papua is application of PVT right accompanied with its formal validity to get PVT certificate issued by PVT Office in Jakarta. Meanwhile, implementation of legal protection for inventor of new orchid variety contained in implementation of articles 2, 4 and 71 of Law no 29/2000. However, for inventor of new orchid variety that have not got PVT certificate can use legal protection from articles 570 and 1365 of Civil Code to protect their possession over cultivation of certain orchid species
Kata Kunci : Varietas baru tanaman anggrek, Provinsi Papua, Undang -Undang Perlindungan Varietas Tanaman, New Orchid Variety, Papua Province, New Variety Protection Law