Potensi pengembangan kacang tanah, sawi, dan melon dengan metode limitasi sederhana dan sys di Kecamatan Turi dan Tempel Kabupaten Sleman
KABO, Dewi Braviena, Dr. Ir. Bambang Hendro Sunarminto, S.U
2008 | Tesis | S2 Ilmu TanahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan untuk potensi pengembangan tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogeae l.), Sawi (Mustard rugosa FRAIN), dan Melon (Citurus vulgaris SHRAD), pada Kecamatan Turi dan Tempel, berdasarkan Limitasi Sederhana dan Limitasi Sys, serta membuat peta kesesuaian lahan dengan sistem informasi geografis menggunakan Software Arc View Version 3.3. Data – data yang diperoleh berdasarkan pengamatan lapangan berupa bentuk lahan, bahan induk, kelerengan, jenis tanah, analisis laboratorium untuk sifat fisik dan kimia tanah, serta data – data sekunder yang mendukung penelitian. Hasil tersebut merupakan parameter karakteristik lahan untuk menentukan kesesuaian lahan untuk ketiga komoditas. Hasil kesesuaian lahan aktual dari 12 satuan peta tanah (SPT) dengan total luas daerah 7575,98 ha, untuk kesesuaian lahan aktual dengan metode limitasi sederhana untuk komoditas Kacang Tanah adalah kelas N (tidak sesuai) untuk seluruh SPT dengan faktor penghambat berupa curah hujan, solum tanah, dan kemiringan lereng, untuk komoditas Sawi memperoleh kelas N untuk seluruh SPT dengan faktor penghambat sama dengan komoditas Kacang Tanah, dan untuk Melon diperoleh kelas S3 (sesuai marginal) seluas 4870,16 ha (64,28%), dan kelas N seluas 2705,82 ha (35,72%), dengan faktor penghambat curah hujan, solum tanah, drainase, dan kemiringan lereng. Sedangkan dengan metode limitasi Sys nilainya lebih mendekati kondisi aktual dilapangan, untuk Kacang Tanah diperoleh kelas S3 untuk semua SPT dengan faktor penghambat yang sama, untuk komoditas Sawi mempunyai kelas S3, dan untuk komoditas Melon diperoleh kelas S2 (cukup sesuai) seluas 4870,16 (64,28%) dan kelas S3 seluas 2705,82 ha (35,72%) dengan faktor penghambat yang sama.
The purpose of this research is to know the land suitability for potentiality development for groundnut (Arachis hypogeae l.), chinese cabage (Brassica rugosa FRAIN), and rock melon (Citurus vulgaris SHRAD) in Turi and Tempel District, Sleman Regency, based on Simple and Sys Limitation and mapped them with geografical information system Arc View Vertion 3.3 Software. The data’s based from field observation formed land unit, original material, slope, soil type, laboratorium analisys for physical and chemical soil caracteristies and secondary fields data’s that suport the riset. The result is land characteristic parameter to decided land suitability for three comodities. The product actual land suitability from 12 Soil Map Unit (SMU) with total surface area 7575,98 ha, for actual land suitability with simple limitation method for groundpeanut comodity is N (unsuitable) class for all SMU with limiting factor is rain fall, solum, and slope, for Mustard comodity to get N class for all SMU with limiting factor same with Groundpeanut comodity, and for Melon to get S3 (marginally suitable) class have area 4870,16 ha (64,28%), and N class have area 2705,82 ha (35,72%), with limiting factor rain fall, solum, drainage, and slope. While with criteria sys method have result close than actual condition on field, for Groundpeanut have reasult S3 class for all SMU with the same limiting factor, for Mustard comodity have result S3 class, and for Melon comodity have reasult S2 (moderately suitable) class get area 4870,16 ha (64,28%) and S3 class get area 2705,82 ha (35,72%), with the same limiting factor.
Kata Kunci : Evaluasi kesesuaian lahan,Kacang tanah,Sawi,Melon,kesesuaian lahan aktual,kesesuaian lahan potensial, Land suitability evaluation, Groundpeanut, Mustard, Melon, Actual land suitability, Potential land suitability.