Laporkan Masalah

Kajian beberapa metode evaluasi kesesuaian lahan ubi jalar, cabai, dan pisang pada Kecamatan Turi dan Tempel Kabupaten Sleman Yogyakarta

HIPPY, Delli Rahmawati, Dr. Ir. Bambang Hendro Sunarminto, S.U

2008 | Tesis | S2 Ilmu Tanah

Penelitian ini bertujuan untuk Menentukan tingkat kesesuaian lahan tanaman ubi jalar, cabai, dan pisang di Kecamatan Turi dan Kecamatan Tempel kabupaten sleman yogyakarta, dengan menggunakan sistem limitasi sederhana, limitasi Sys dan parametrik Sys serta membandingkan ketiga sistem tersebut, membuat peta klasifikasi kesesuaian lahan aktual untuk tanaman ubi jalar, cabai, pisang. Di daerah penelitian terdapat empat seri tanah dan 12 satuan peta tanah meliputi : komplek Girikerto Tritis (3 SPT) yang didominasi oleh Andisol, komplek Cangkringan Kemirikebo (3 SPT) yang merupakan campuran antara jenis tanah Andisol dengan Inceptisol, komplek Kepuharjo Kandangan (3 SPT) merupakan campuran Inceptisol dan Entisol, dan komplek Klontengan Kandangan (3 SPT) merupakan tanah Inceptisol yang cukup berkembang. Karakteristik lahan yang digunakan untuk menilai lahan adalah temperatur, bulan kering, curah hujan, drainase, tekstur, kedalaman efektif, KPK, pH H2O, COrganik, bahaya erosi, lereng, bahaya banjir, batuan permukaan, dan singkapan batuan. Masing-masing karakteristik lahan dipadankan dengan persyaratan tumbuh tanaman kemudian dilakukan penilaian untuk menentuan kelas kesesuaian lahan berdasarkan sistem limitasi sederhana, limitasi Sys dan parametrik Sys. Hasil pengkelasan kesesuaian lahan digambarkan dalam bentuk peta menggunakan komputer dengan Sofware ArcView versi 3.3. Berikut ini adalah hasil yang menunjukkan urutan sistem yang sesuai dan paling mendekati nilai produksi aktual untuk tanaman ubi jalar, cabai dan pisang adalah sistem limitasi sederhana, parametrik Sys dan limitasi Sys.

The aims of the research are to determine the level of land suitability for sweet potatoes, red chilies, and bananas in sub district Turi and Tempel, by using simple limitation, Sys limitation, and Sys parametric system and comparing the three systems, mapping the land to classify actual suitability for sweet potatoes, red chilies, and bananas. In this study area there are 4 soil series and 12 mapping units including Girikerto Tritis complex (3 mapping units) is dominated by Andisols, Cangkringan Kemiri Kebo complex (3 mapping units) is mixed of Andisols and Inceptisols, Kepuharjo Kandangan (3 mapping units) is mixed of Inceptisol and Entisol, and Klontengan Kandangan (3 mapping units) is undeveloped Inceptisols The land characteristics that are used to evaluate are temperature, dry periods, rainfall, drainage, soil texture, soil depth, CEC (Cation Exchange Capasity), pH H2O, organic carbon, erosion, land slope, flooding, surface rock, and outcrop. Each characteristic of land is comparing to the condition of plant grow then evaluate to classify the land suitability using simple limitation, Sys limitation, and Sys parametric system. The result of land suitability classification is depicted in map using Arc View 3.3. Results of the study show that the most suitable system and the closest with actual productivity of sweet potato, red chilly, and banana are simple limitation, Sys parametric, and Sys limitation, respectively.

Kata Kunci : Kesesuaian lahan,limitasi sederhana,limitasi Sys,parametric,ubi jalar, land suitability, simple limitation, sys limitation, parametric, sweet potato, red chili, and banana.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.